Kamis, 23 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

UIN Walisongo Semarang

Tim Rukyat UIN Walisongo Sukses Amati Hilal 29 Syawal 1447 H di Observatorium

Dalam upaya memastikan akurasi data astronomi terkait penentuan awal bulan Hijriah Dzulqaidah, tim rukyat dari Planetarium

Penulis: Adi Tri | Editor: abduh imanulhaq
IST
Kegiatan pengamatan rukyatul hilal pada Sabtu (18/04/2026) 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG – Dalam upaya memastikan akurasi data astronomi terkait penentuan awal bulan Hijriah Dzulqaidah, tim rukyat dari Planetarium dan Observatorium UIN Walisongo sukses melaksanakan kegiatan pengamatan rukyatul hilal pada Sabtu (18/04/2026).

Kegiatan ini dipandu langsung oleh Kepala Planetarium dan Observatorium, Dr. Muh. Arif Royyani, Lc., M.S.I., serta pakar astronomi, Muhammad Ihtirozun Ni’am, M.H..

Untuk mendapatkan hasil gambar dan data yang tajam, tim menggunakan kombinasi perangkat astronomi yang terdiri dari:

  • Mount: AZ Mount Pro
  • OTA (Optical Tube Assembly): Lunt Engineering 80 ED Kamera: QHYCCD 5-IIM

Dengan konfigurasi alat tersebut, tim berhasil melakukan pengamatan dengan stabil, yang didukung oleh kemampuan pelacakan otomatis dari Mount AZ Pro, sehingga meminimalkan kesalahan dalam pengambilan data di lapangan.

Berdasarkan pengamatan yang dilakukan, tim berhasil menangkap data Hilal dengan spesifikasi sebagai berikut:

  • Waktu Pengamatan: 17:37:16 WIB Altitude (Ketinggian): 7° 13′ 54″
  • Elongasi: 13° 14′ 09″
  • Azimuth: 291° 05′ 50″

Proses rukyatul hilal ini melibatkan tim teknis yang terdiri dari Muhammad Said Fadhel, M.H., Khairul Anaam, S.H., Puput Dwi Aryani, Muhammad Zuhairul Aziz, Farhan Ali Fazany serta Faiz Farrukh Nasywan Himawan.

Salah satu anggota tim, Fadhel menyatakan keberhasilan ini merupakan hasil kerjasama tim yang solid meskipun dihadapkan pada kendala cuaca.

“Alhamdulillah, Hilal 29 Syawwal 1447 H untuk pertimbangan penentu awal Dzulkaidah besok berhasil teramati dengan baik sore ini. Meskipun kondisi atmosfer tertutup 60 persen awan dan potensi keterlihatan hilal cukup tinggi, berkat kerja keras tim di lapangan membuahkan hasil yang memuaskan. Terima kasih atas doa dan dukungannya, semoga titik awal dialektika kita terhadap problem- problem hisab-rukyat,” ujar Said Fadhel

Kegiatan rukyatul hilal ini diharapkan dapat terus menjadi agenda rutin Planetarium dan Observatorium UIN Walisongo sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat dalam menyediakan data astronomi yang akurat dan kredibel.(***)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved