Jawa Tengah
Ketua PP Jateng BEP Tegaskan Penangkapan Munaji Tidak Ada Kaitan Dengan Nama Ormas
Ketua Pemuda Pancasila Jawa Tengah Bambang Eko Purnomo tepis penangkapan Munaji Ketua DPC Blora oleh Polda Jateng berkaitan dengan ormas.
Penulis: rahdyan trijoko pamungkas | Editor: rival al manaf
TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Ketua Pemuda Pancasila Jawa Tengah Bambang Eko Purnomo tepis penangkapan Munaji Ketua DPC Blora oleh Polda Jateng berkaitan dengan ormas.
Pria akrab disapa BEP ini menyebut Perkara yang menjerat Munaji merupakan perkara pribadi yaitu bisnis. Ketua PP Blora itu, kata BEP, dijerat perkara penipuan dan penggelapan sebagaimana pasal 378, 372 KUHP.
"Jadi tidak ada membawa-membawa Pemuda Pancasila. Murni masalah pribadi," tuturnya, Minggu (18/5/2025).
BEP tidak membenarkan bahwa pelaku juga melakukan pemerasan mengatasnamakan ormas. Pelaku terjerat perkara penipuan dan penggelapan bisnisnya.
"Jadi tidak ada pemerasan yang dilakukan dia (Munaji)," kata dia.
Ia menuturkan Pemuda Pancasila tetap akan memberikan bantuan hukum terhadap Munaji.
Pihaknya akan memprioritaskan pemberian bantuan hukum terhadap anggota yang telah memiliki kartu tanda anggota (KTA).
"Jadi bantuan hukum diberikan melalui Badan Penyuluhan dan Pembelaan Hukum ( BPPH) Pemuda Pancasila," tandasnya.
Sebelumnya Munaji ditangkap bersama istrinya Wahyu Priyanti karena melakukan penipuan dan penggelapan terhadap WA seorang PNS Blora. Munaji ditangkap Ditreskrimum Polda Jateng.
Berdasarkan informasi yang beredar Munaji bersama Wahyu Priyanti menawarkan Solar industri kepada korban melalui PT Teratai.
Munaji memberikan iming-iming bahwa Komisaris PT Teratai itu pejabat kepolisian. Perusahaan itu dikelola oleh saudara-saudaranya. Hal itu membuat korban percaya.
Munaji meminta korban melakukan deposit agar pengiriman solar lancar. Korban mengirimkan uang ke Munaji dan Wahyu Priyanti. Total uang yang dikirimkan sebesar Rp 333.415.000. (*)
| 17 Ribu Hektare Lahan Sawah di Jateng Beralih Fungsi Selama 2025, Produksi Beras Berpotensi Turun |
|
|---|
| Sosok Mayat Tanpa Identitas Diduga Korban Pembunuhan di Sragen, Janda Asal Blora |
|
|---|
| Kunjungan Wisata di Beberapa Daerah di Jateng Turun, Ekonomi Masyarakat Melemah |
|
|---|
| "Yang Bisa Gowes Silakan Gowes" Wali Kota Semarang Tanggapi Imbauan Gubernur Jateng |
|
|---|
| 1.490 Kasus Campak Jateng, Dinkes Minta Sisir Anak Tak Kena Imunisasi saat Pandemi |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/Ditangkap-Ketua-Pemuda-Pancasila-PP-Blora-Munaji.jpg)