Senin, 20 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Grobogan

DPRD Grobogan Soroti Penanganan Banjir Tegowanu: Minta Normalisasi Sungai & Perbaikan Tanggul Kritis

 DPRD Grobogan angkat suara menyusul banjir yang melanda Desa Tanggirejo dan Sukorejo di Kecamatan Tegowanu akibat jebolnya tanggul Sungai Renggong

Penulis: Fachri Sakti Nugroho | Editor: muslimah
(TRIBUNJATENG/FACHRI)
BANJIR DI GROBOGAN: Banjir melanda Desa Tanggirejo dan Sukorejo, Kecamatan Tegowanu, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah, Sabtu (16/5/2025). Ratusan rumah warga dan puluhan hektar sawah yang baru ditanami padi tergenang. 

TRIBUNJATENG.COM, GROBOGAN – DPRD Grobogan angkat suara menyusul banjir yang melanda Desa Tanggirejo dan Sukorejo di Kecamatan Tegowanu akibat jebolnya tanggul Sungai Renggong.

Anggota Komisi C DPRD Grobogan, Triana Handayani, yang turut meninjau langsung lokasi terdampak, menyampaikan keprihatinan atas kondisi infrastruktur pengendali banjir di wilayah tersebut.

Saat ini tanggul yang jebol sudah mulai diperbaiki, namun masih ada beberapa titik tanggul yang kondisinya kritis dan sungai mengalami pendangkalan.

Oleh sebab itu, Ia meminta semua pihak yang berwenang melakukan percepatan penanganan secara menyeluruh dan berkelanjutan.

"Hasil pengecekan kami, ada sedimen yang perlu dinormalisasi dan tanggul kritis yang harus segera diperkuat. Ini penting agar saat hujan deras berikutnya tidak jebol lagi," ujar politisi dari PDI Perjuangan tersebut, Minggu (18/5/2025).

Baca juga: BREAKING NEWS: Banjir Akibat Luapan Sungai Renggong Genangi Desa Tanggirejo, Grobogan

Triana juga menyoroti masalah serius yang dihadapi petani setempat.

Menurutnya, lahan pertanian yang tidak memiliki saluran pembuangan air yang memadai menjadi faktor penyebab genangan berkepanjangan.

"Untuk pertanian juga perlu penanganan khusus, warga tadi mengatakan ada sekitar 15 hektare area persawahan, air dari hulu itu berkumpul ke satu titik semua, sedangkan tidak ada saluran pembuangan," tegas Triana.

Sebagaimana diketahui, tanggul Sungai Renggong jebol pada Jumat (16/5/2025) malam setelah hujan deras mengguyur kawasan tersebut.

Akibatnya, sekitar 400 rumah dan 30 hektare sawah di Desa Sukorejo serta 70 rumah dan 15 hektare sawah di Desa Tanggirejo terendam banjir dengan ketinggian air mencapai 70 sentimeter.

Menanggapi hal ini, Triana meminta agar seluruh pemangku kepentingan, mulai dari pemerintah kabupaten, Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS), hingga dinas teknis, duduk bersama menyusun langkah konkret jangka panjang.

"Mari kita bersama-sama mengusahakan agar permasalahan yang terus-menerus terjadi ini segera terselesaikan. Harus ada perencanaan sistem drainase yang lebih baik, termasuk program normalisasi dan penguatan tanggul secara menyeluruh," ujarnya.

Langkah BPBD dan BBWS

Sementara itu, BPBD Grobogan telah menyiapkan tiga unit pompa untuk mengurangi genangan.

Dapur umum juga telah disiagakan untuk memenuhi kebutuhan logistik warga terdampak, meski belum ada laporan pengungsian.

Hal itu disampaikan oleh Kepala Pelaksana BPBD Grobogan, Wahyu Tri Darmawanto, saat ditemui TribunJateng.com di lokasi banjir.

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved