Rabu, 8 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Kecelakaan

5 Mobil Terlibat Kecelakaan Beruntun di Tol Purbaleunyi

Rabu (21/5/2025) pagi, lima mobil terlibat kecelakaan beruntun di Tol Purbaleunyi Km 154-200 jalur B Kabupaten Bandung, Jawa Barat.

Kompas.com/Istimewa
TUNJUKKAN KERUSAKAN: Seorang petugas kepolisian menunjukkan kerusakan lima mobil yang terlibat kecelakaan beruntun di Tol Purbaleunyi Km 154, Rabu (21/5/2025). Tak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. (DOK. SATLANTAS POLRESTA BANDUNG) 

TRIBUNJATENG.COM, BANDUNG - Rabu (21/5/2025) pagi, lima mobil terlibat kecelakaan beruntun di Tol Purbaleunyi Km 154-200 jalur B Kabupaten Bandung, Jawa Barat. 

Kejadiannya pukul 07.00 WIB.

Kepala Satuan Lalu Lintas (Kasat Lantas) Polresta Bandung, Kompol Danu Raditya Atmadja, memberikan keterangan.

Baca juga: Kecelakaan Tunggal, Pengendara Beat Tewas di Gorong-Gorong

Kelima kendaraan yang terlibat adalah Toyota Kijang Innova nomor polisi Z-2158-RG, Daihatsu Xenia nomor polisi Z-1668-DO, Toyota Yaris nomor polisi H-1320-YR, Toyota Avanza nomor polisi D-1156-VBJ, dan Honda Brio nomor polisi D-1504-VDA.

"Tidak ada korban jiwa, luka berat atau ringan juga enggak ada.

Kalau kerugian materiil ditaksir Rp 20.000.000," katanya dikonfirmasi lewat pesan singkat, Rabu (21/5/2025).

Danu menjelaskan bahwa kelima kendaraan tersebut melaju dari arah Barat Cileunyi menuju Timur Padalarang, tetapi lantaran pagi tadi dalam kondisi hujan, terjadi kecelakaan tersebut.

Saat ini, pihaknya telah mengantongi identitas pemilik kelima kendaraan tersebut untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

Kondisi cuaca di Bandung Raya, khususnya di Tol Cileunyi, terlihat hujan ringan.

Danu mengimbau masyarakat untuk berhati-hati dan waspada saat berkendara.

Selain itu, ia juga mengingatkan untuk memastikan membawa surat-surat kendaraan lengkap.

Kepala BMKG Bandung, Teguh Rahayu, menuturkan bahwa saat ini sebagian wilayah Jawa Barat sudah memasuki masa peralihan dari musim hujan ke kemarau, ditandai dengan berkurangnya tutupan awan konvektif yang signifikan.

Selain itu, terjadi penurunan intensitas maupun durasi hujan secara bertahap.

"Sebagian wilayah Jawa Barat masih berada pada periode musim hujan dan sebagian Jawa Barat bagian utara memasuki masa peralihan menuju awal musim kemarau," kata dia.

Ia mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi hujan ringan hingga sedang dalam durasi singkat dan skala lokal serta mewaspadai potensi genangan, banjir, dan tanah longsor.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved