Senin, 18 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Solo

Pengunggah Foto Ijazah Datangi Jokowi di Solo, Minta Maaf Langsung

Kader Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Dian Sandi meminta maaf kepada Presiden Ketujuh RI, Joko Widodo (Jokowi) atas unggahan foto ijazah di media

Tayang:
Penulis: Agus Iswadi | Editor: Catur waskito Edy
agus iswadi
DIAN MINTA MAAF KEPADA JOKOWI. Kader PSI, Dian Sandi memberikan keterangan kepada wartawan usai bertemu dengan Jokowi di kediaman Sumber Kecamatan Banjarsari Kota Solo pada Kamis (22/5/2025) petang. 

TRIBUNJATENG.COM, SOLO - Kader Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Dian Sandi meminta maaf kepada Presiden Ketujuh RI, Joko Widodo (Jokowi) atas unggahan foto ijazah di media sosial.

Permintaan maaf tersebut disampaikan langsung oleh Dian kepada Jokowi saat berkunjung ke kediaman Gang Kutai Utara Nomor 1 Sumber Kecamatan Banjarsari Kota Solo pada Kamis (22/5/2025) petang.

"Saya tadi berangkat dari Jakarta setelah pengumuman dari Bareskrim itu, saya datang ke sini sengaja untuk terutama yang berkaitan dengan saya.

Saya ingin meminta maaf kepada bapak karena telah memposting ijazah beliau tanpa izin. 

Alhamdulillahnya bapak tadi tidak apa-apa dan beliau juga mengatakan bahwa memang itu ijazah yang dipunyai oleh beliau sesuai dengan yang saya posting," katanya Dian kepada wartawan usai bertemu Jokowi, Kamis petang.

Saat ditanya apakah ada arahan dari Jokowi ataupun Kaesang untuk mengunggah foto ijazah, terangnya, tidak ada arahan sama sekali.

Oleh karena itu dirinya datang dan bertemu Jokowi untuk meminta maaf.

Dia menuturkan, baru pertama kali datang ke kediaman Jokowi dan bertemu langsung dengan Presiden Ketujuh RI.

Dian mengaku pernah bertemu dengan Jokowi saat acara partai saja.

"Bahkan bersalaman dengan Pak Jokowi pun baru pertama kali," terangnya.

Saat ditanya tanggapan atas permintaan maaf itu, lanjutnya, Jokowi memaafkannya karena memang tidak ada niatan untuk mempermalukan Jokowi.

"Beliau maafkanlah, tentu. Kan memang niat saya tidak pernah untuk mempermalukan beliau, kan niat saya hanya ingin agar itu terang dan segera selesai.

Agar orang-orang yang memfitnah  bapak ini yang tidak seperti yang kemarin-kemarin itu. Kan itu harkat martabat orang di situ," ungkapnya.

Terkait pernyataan dari Bareskrim bahwa ijazah Jokowi itu asli, Dian bersyukur.

Di sisi lain itu artinya dia tidak menyebarkan hoaks. Dia belum tahu perkembangan terkait proses hukum yang turut melibatkan dirinya.

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved