Idul Adha
500 Domba Kurban Siap Didistribusikan di Jateng: Dipastikan Sehat
Sebanyak 500 ekor domba lokal di kandang peternakan di Desa Tamanrejo Kecamatan Limbangan Kabupaten Kendal.
Penulis: Agus Salim Irsyadullah | Editor: rival al manaf
TRIBUNJATENG.COM, KENDAL - Sebanyak 500 ekor domba lokal di kandang peternakan di Desa Tamanrejo Kecamatan Limbangan Kabupaten Kendal, telah siap untuk didistribusikan ke sejumlah wilayah di Jawa Tengah.
Domba-domba tersebut merupakan milik Lembaga Amil Zakat Dompet Dhuafa yang telah dilakukan pemeriksaan kesehatan rutin sebagai alokasi persiapan menjelang iduladha.
"Domba-domba di peternakan kami, dipastikan sehat bebas penyakit. Pengecekan kesehatan dilakukan sejak domba baru datang pertama ke kandang," kata Pimpinan cabang Dompet Dhuafa Jawa Tengah, Zaini Tafrikhan ditemui di DD Farm di Kecamatan Limbangan, Kendal pada Sabtu (24/5/2025).
Dia mengatakan, sebaran domba tahun ini dilakukan di 10 titik di Jawa Tengah, terutama di daerah yang membutuhkan uluran tangan.
"Seperti di Demak, Kendal, Pekalongan dan kota lain. Itu juga termasuk yang terdampak rob sudah kita plotkan, nanti pemotongan di sana juga," paparnya.
Zaini pun memastikan setiap domba-domba di kandang peternakan DD Farm sesuai kriteria untuk kurban.
Bahkan, pihaknya juga rutin melakukan pemangkasan bulu domba sebagai langkah pencegahan penyakit maupun kutu yang membandel.
Dikatakannya, pemangkasan bulu tersebut tak akan membuat kesehatan domba menurun.
"Untuk skala nasional kami ada 2.000 ekor persebaran. Kami juga melakukan pemangkasan bulu, karena ini berpotensi tumbuh kembang kutu. Pemangkasan ini aman,"
"Domba-domba ini juga sudah sesuai untuk syarat berkurban, termasuk usia, kesehatan hingga berat." ungkapnya.
Terpisah, Kepala Dinas Pertanian dan Pangan (DPP) Kabupaten Kendal, Pandu Rapriat Rogojati menegaskan pihaknya terus melakukan pemantauan kesehatan hewan kurban, baik di pasar hewan maupun di tempat penampungan dan kandang peternakan.
Pengecekan dilakukan untuk memastikan kesehatan hewan, sekaligus mengantisipasi terjadinya penyebaran Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) pada hewan kurban.
"Kami sudah rutin pemantauan, dan belum kami temukan gejala-gejala hewan kurban yang mengarah ke PMK," ungkapnya.
Pandu menerangkan, hewan kurban yang terkena PMK biasanya menampakkan gejala awal berupa tidak memiliki nafsu makan.
Selain itu, hewan kurban juga mengeluarkan air liur berlebihan, lepuh atau luka pada mulut, lidah, dan kuku.
| Semarakkan Idul Adha 1446 H, Kompas Gramedia Salurkan Kurban untuk Masyarakat Sekitar |
|
|---|
| Kisah Sapi Blacky Sejak Usia 7 Hari Dirawat Peternak Muda Kabupaten Semarang, Kini Dibeli Rp80 Juta |
|
|---|
| Jelang Idul Adha, DP4 Blora Imbau Warga Manfaatkan RPH untuk Penyembelihan Hewan Kurban |
|
|---|
| KAI Operasikan 16 Kereta Api Tambahan Hadapi Libur Panjang Kenaikan Isa dan Idul Adha 2025 |
|
|---|
| DKPP Jepara Berikan Multi Vitamin Secara Gratis Menjelang Idul Adha |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/PEMANGKASAN-BULU-Petugas-jaga-di-kandang-DD-Farm-Desa-Tamanrejo.jpg)