Berita Viral
Rocky Gerung Kritik Barak Militer Dedi Mulyadi, Hotman Paris: Cuma Omon-Omon!
Pengamat politik Rocky Gerung kembali menjadi sorotan publik usai mengkritik kebijakan Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi.
Penulis: Andra Prabasari | Editor: galih permadi
Rocky Gerung Kritik Barak Militer Dedi Mulyadi, Hotman Paris: Cuma Omon-Omon!
TRIBUNJATENG.COM - Pengamat politik Rocky Gerung kembali menjadi sorotan publik usai mengkritik kebijakan Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, terkait pembangunan barak militer.
Kritik tersebut tidak hanya menuai perhatian publik, tetapi juga mendapat respons tajam dari pengacara ternama, Hotman Paris Hutapea.
Dalam unggahan terbarunya di akun Instagram resmi @hotmanparisofficial pada Sabtu (24/5/2025), Hotman menyindir keras pandangan Rocky yang dinilai hanya berbicara tanpa bukti konkret.
Ia bahkan menyebut Rocky hanya mengandalkan teori dan omong kosong alias "omon-omon".
Hotman menyampaikan dukungannya kepada Dedi Mulyadi atau yang kerap disapa KDM, seraya mempertanyakan kontribusi nyata dari Rocky Gerung selama ini.
"Hotman dukung KDM! Apa prestasi Rocky? Hanya omon-omon! Karya nyata mana? Karier? Harta? Bantu rakyat? Semua nol besar!" tulis Hotman dalam unggahan Instagramnya.
Tak hanya itu, Hotman juga menyarankan agar Rocky Gerung dikirim ke barak militer agar belajar kedisiplinan, menyindir gaya berbicara Rocky yang menurutnya terlalu banyak teori tanpa aksi nyata.
Gaya Politik Dedi Mulyadi Dangkal
Sebelumnya, Rocky Gerung mengkritik gaya kepemimpinan Dedi Mulyadi yang menurutnya lebih menonjolkan penampilan ketimbang substansi visi.
Dalam analisanya, Rocky mengacu pada teori filsafat Barat tahun 1967 karya Guy Debord berjudul The Society of the Spectacle, yang menyoroti masyarakat yang terjebak pada tampilan luar.
"Apa yang dilakukan Dedi adalah visualisasi, bukan visi. Dalam politik, kita seharusnya menilai visi, bukan sekadar tampilan," ungkap Rocky.
Ia juga membandingkan konsep barak militer dengan teori Michel Foucault tentang disciplinary society, yang menurutnya hanya fokus pada pendisiplinan fisik dan tidak mendorong pemikiran kritis.
"Barak militer hanya melatih tubuh, bukan pikiran. Ini cocok di masyarakat dengan tingkat IQ rendah, seperti yang dilaporkan WHO dan World Bank, sekitar 78," tambah Rocky dalam pernyataannya.
Menanggapi kritik tajam tersebut, Dedi Mulyadi justru menunjukkan sikap tenang.
Melalui media sosial, ia menyampaikan bahwa ia tidak mempermasalahkan jika disebut dangkal, selama kebijakannya bisa memberikan manfaat bagi masyarakat.
Sebelumnya, Dedi Mulyadi menjalankan programnya memasukkan siswa nakal dan bermasalah ke barak militer untuk mengikuti pendidikan karakter.
Program pendidikan militer tersebut sudah digelar sejak awal Mei 2025.
Dua daerah di Jawa Barat yang pertama kali menjalankan program pendidikan karakter tersebut adalah Kabupaten Purwakarta dan Bandung.
Dedi Mulyadi mengurai sejumlah kategori siswa yang dikirim ke barak militer untuk mendapat pendidikan karakter.
KDM, kepada media di akhir Aprl 2025 lalu, menyebut para pelajar yang masuk ke barak militer adalah mereka yang melakukan pelanggaran, baik ringan maupun berat, termasuk tukang tawuran.
"(Siswa yang masuk barak militer) Tukang tawuran, tukang mabuk, tukang main mobile legend, yang kalau malam tidurnya tidak mau sore, ke orang tua melawan, melakukan pengancamana, di sekolah bikin ribut, bolos terus, dari rumah berangkat ke sekolah tapi ke sekolah enggak nyampe," ungkap Dedi Mulyadi dilansir dari tayangan Youtube SCTV pada 29 April 2025.
Lebih lanjut, Dedi Mulyadi mengurai penjelasan soal pendidikan kedisiplinan apa yang akan diterima para siswa di barak militer.
Ditegaskan oleh Dedi, anak-anak yang masuk barak militer tetap mendapatkan pendidikan seperti siswa pada umumnya.
"(Pendidikan militer) Bisa enam bulan bisa setahun. Tetap belajar di sekolah, mereka tetap melaksanakan kegiatan belajar mengajar, gurunya mengajar di sekolah, cuma bedanya mereka melaksanakan kegitan itu di area komplek militer atau Polri, nanti ada ruang kelasnya, ada guru berkunjung," ujar Dedi Mulyadi.
Postingan siswa yang masuk barak militer
Atas kebijakan Dedi Mulyadi, itu, salah seorang siswa SMA bernama Salhan pun mengungkap ceritanya saat mengikuti program sang Gubernur.
Melalui akun TikTok-nya, siswa SMA asal Sukabumi, Jawa Barat itu membagikan momen manis kenangannya saat tinggal di barak militer.
Dalam foto dan video yang dibagikan, Salhan tampak bangga berpose di depan banner besar pendidikan karakter pancasila di komplek militer.
Salhan juga mengunggah momen saat ia dan rekan-rekannya tidur di barak militer.
Terlihat di unggahan tersebut, Salhan juga membagikan foto pertemuannya dengan Dedi Mulyadi.
Bangga, Salhan mengaku senang bisa jadi kloter pertama siswa yang dikirim ke barak militer.
"Kloter pertama program barak kang Dedi bapa aing," tulis Salhan dalam postinganya di TikTok @salhann1.
"Masuk barak = masuk sini kasus apa ?" sambungnya.
Postingan yang dibagikan Salhan viral hingga ditonton jutaan netizen, ia pun mengurai curhatan.
Unggahan Salhan itu memantik komentar netizen yang penasaran dengan jenis kenakalan apa yang dilakukan Salhan sehingga bisa masuk barak militer.
Netizen pun mengurai doa agar Salhan bisa berubah menjadi siswa baik setelah keluar dari barak militer.
"Please bro setelah keluar berubah, tunjukan bahwa lu solusi bukan masalah dalam kehidupan," kata netizen.
Membaca komentar netizen tersebut, Salhan pun meresponnya.
Salhan blak-blakan mengurai alasannya masuk barak militer.
Ditegaskan oleh Salhan, dirinya bukan termasuk anak nakal atau punya masalah di sekolah.
Ia masuk barak militer karena diminta oleh guru BK di sekolahnya untuk mencari pengalaman saja.
"Gua ga kasus bro, disuruh bk buat uji coba aja and buat cari pengalaman aja," akui Salhan.
Lebih lanjut, Salhan juga mengungkap soal alasannya mau masuk barak militer padahal tak tergolong nakal.
Salhan menyebut hal itu karena arahan dari guru BK-nya di sekolah.
Lagipula Salhan tak merasa keberatan jadi bahan uji coba program sang Gubernur.
"Maaf tapi gua ga merasa bandel, gua cuman disuruh guru BK buat uji coba," kata Salhan.
Rocky Gerung kritik Dedi Mulyadi
Rocky Gerung kritik barak militer
Hotman Paris sindir Rocky Gerung
barak militer
gebrakan dedi mulyadi
berita viral
Tribunjateng.com
| 1. Berita Ini Telah Ditarik |
|
|---|
| Viral Video Gerombolan Pemotor Serang SMK TKM Teknik Kebumen |
|
|---|
| Viral Dugaan Pelecehan Oknum Dosen UIN Walisongo, Kampus Bentuk Tim Investigasi |
|
|---|
| Viral Kelakuan Bejat Guru SMP di Wonogiri, Lecehkan Siswi saat Pemberangkatan Study Tour |
|
|---|
| Viral Curhat TKW di Arab Saudi Dipaksa Melayani 450 Pria dalam Sebulan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/rocky-gerung-di-uin-walisongo-semarang.jpg)