Senin, 20 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Viral

Suami Pukul Istri Difabel Agar Mau Mengemis: Langsung Menangis dan Ketakutan

Sebuah video yang menampilkan aksi kekerasan terhadap perempuan penyandang disabilitas viral di media sosial. 

Penulis: Andra Prabasari | Editor: galih permadi
TRIBUNJATIM
SUAMI PUKUL ISTRI - Sebuah video yang menampilkan aksi kekerasan terhadap perempuan penyandang disabilitas viral di media sosial. Insiden tersebut disebut terjadi di kawasan Jalan Kiwi, Kecamatan Ciracas, Jakarta Timur, pada Jumat (23/5/2025) sekitar pukul 12.30 WIB. 

Sebagai informasi, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta sebenarnya telah memiliki dasar hukum untuk menangani kasus semacam ini, yakni Peraturan Daerah (Perda) Nomor 8 Tahun 2011 tentang Perlindungan Perempuan dan Anak dari Tindak Kekerasan. 

Dalam regulasi tersebut, pemerintah daerah memiliki kewajiban untuk melindungi perempuan dan anak dari segala bentuk kekerasan.

Pihak kepolisian melalui Kepala Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Metro Jakarta Timur, AKBP Armunanto Hutahean, menyatakan akan menelusuri lebih lanjut apakah sudah ada laporan resmi terkait kasus ini. 

"Akan saya cek dulu," ujarnya.

Masyarakat diimbau untuk tidak segan melaporkan kejadian serupa agar penanganan dapat dilakukan secara tepat dan sesuai hukum.

Pemandangan memilukan terjadi di salah satu sudut persimpangan jalan Kota Gorontalo. 

Seorang perempuan terlihat menari dalam kostum badut di bawah terik matahari dan debu jalanan demi mengais rezeki. 

Mirisnya, sang suami justru terlihat duduk santai di atas becak motor (bentor) sambil bermain ponsel, tanpa menunjukkan empati sedikit pun.

Kisah ini menjadi sorotan publik setelah diungkap langsung oleh Dinas Sosial Kota Gorontalo dalam operasi penjangkauan sosial terhadap para pekerja jalanan, termasuk badut lampu merah. 

Perempuan yang belum diketahui identitasnya tersebut mengaku telah menjalani profesi sebagai badut jalanan selama lebih dari tiga bulan terakhir.

Suami Duduk Santai

Herson Tahir, Kepala Bidang Rehabilitasi Sosial dan Perlindungan Jaminan Sosial Dinas Sosial Kota Gorontalo, menyampaikan keprihatinannya saat menyaksikan langsung adegan itu. 

Ia menegur sang suami dengan nada kecewa karena membiarkan istrinya bekerja keras dalam kondisi berbahaya.

"Itu suaminya ya? Ibu jadi badut tapi suaminya duduk main HP. Kalau ibu sampai celaka ditabrak kendaraan, bisa-bisa suaminya cepat menikah lagi," tegur Herson dengan nada prihatin kepada pasangan tersebut.

Menurut Herson, fenomena semacam ini mencerminkan lemahnya peran laki-laki dalam memenuhi peran sebagai kepala keluarga.

Sumber: Tribun Jatim
Halaman 2/3
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved