Berita Blora
Alasan Warga Blora Pilih Beli Hewan Kurban Langsung dari Peternak, Harga Lebih Terjangkau
Masyarakat lebih memilih membeli hewan kurban langsung dari peternak ketimbang di pasar.
Penulis: M Iqbal Shukri | Editor: muh radlis
TRIBUNJATENG.COM, BLORA - Masyarakat lebih memilih membeli hewan kurban langsung dari peternak ketimbang di pasar.
Selain, pilihannya beragam. Harga hewan kurban dari peternak juga lebih terjangkau.
Hal itu seperti diungkapkan oleh warga Desa Jejeruk, Kecamatan Blora, Fatoni (35).
Fatoni langsung membeli kambing kurban ke kandang milik peternak kambing, di Dukuh Tanjung, Desa Geneng, Kecamatan Jepon, Kabupaten Blora, Kamis (29/5/2025).
"Saya langsung beli kambing kurban ke peternak, karena di sini banyak pilihan," jelasnya.
Lebih lanjut, Fatoni menjelaskan alasan dirinya memilih membeli kambing kurban langsung ke peternak.
"Kalau beli kambing di peternak itu harganya lebih terjangkau daripada di pasar."
"Ini saya beli kambing di sini harga Rp 3,8 juta, dengan ukuran yang sama kalau beli di pasar itu harganya bisa sampai Rp 4 juta. Jadi harganya bisa agak lebih miring gitu," terangnya.
Selain itu, menurutnya keunggulan membeli kambing kurban langsung di peternak, itu lantaran konsumen bisa memilih kambing berkualitas.
"Selain harganya miring, kalau beli di peternak, kita juga bisa leluasa memilih kambing kurban yang berkualitas yang kita inginkan, karena banyak pilihan, dan dirawat langsung oleh peternaknya sendiri," jelasnya.
Adapun, terkait kondisi perekonomian yang sedang kurang bagus, menurutnya hal itu tidak menghalanginya untuk berkurban.
"Nggak ngaruh, karena niat kita kan ibadah," paparnya.
Sementara itu, pemilik ternak kambing asala Dukuh Tanjung, Desa Geneng, Kecamatan Jepon, Kabupaten Blora, Qodam Maulana (26) menyediakan kambing kurban di harga Rp 2,7 juta sampai Rp 4 juta.
"Saya sediakan banyak pilihan kalau di sini, harga di bawah Rp 3 jutaan ada, harga Rp 4 juta juga ada, pembeli bisa milih sendiri," terangnya.
Qodam mengatakan saat hari H Idul Adha kambing kurban akan diantarkan ke alamat pembeli langsung.(Iqs)
| "Saya Cuma Disuruh Nanam" Cerita Wiji, Petani Blora yang Diklaim Terima Bantuan Ternyata Tak Sampai |
|
|---|
| 18 SD Negeri Diregrouping di Blora Tetap Boleh Buka SPMB, Begini Penjelasan Dinas Pendidikan |
|
|---|
| Dinas Pendidikan Blora Buka Opsi Hapus Seragam Batik Demi Ringankan Beban Orang Tua |
|
|---|
| SPMB Blora 2026 Dipastikan Bebas Titipan, Kepala Dinas Pendidikan: Semua Bisa Dipantau |
|
|---|
| Masuk Zona Aman LSD, Karpet Merah Buat Investasi dan Kampus Baru di Blora |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/KAMBING-KURBAN-Suasana-jual-beli-di-peternakan-milik-Qodam-Maulana-di-D.jpg)