Rabu, 3 Juni 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Karanganyar

Tim Dispertan PP Cek Kualitas Hewan Kurban Saat Penyembelihan di Karanganyar, Ini Hasilnya

Tim dari Dinas Pertanian Pangan dan Perikanan (Dispertan PP) Kabupaten Karanganyar melakukan pengecekan kualitas

Tayang:
Penulis: Agus Iswadi | Editor: muh radlis
TRIBUNJATENG/Agus Iswadi
CEK KUALITAS DAGING - Tim Dispertan PP Karanganyar mengecek organ sapi yang disembelih di Masjid Agung Madaniyah Karanganyar pada Jumat (6/6/2025) siang. 

TRIBUNJATENG.COM, KARANGANYAR - Tim dari Dinas Pertanian Pangan dan Perikanan (Dispertan PP) Kabupaten Karanganyar melakukan pengecekan kualitas hewan kurban saat penyembelihan bertepatan dengan Hari Raya Idul Adha 2025.

Pantauan di Masjid Agung Madaniyah Karanganyar, tim tampak mengecek kondisi daging dan organ sapi setelah proses penyembelihan pada Jumat (6/6/2025) siang.

Ada tiga ekor sapi dari Bupati dan Wakil Bupati Karanganyar, Rober Christanto dan Adhe Eliana serta dari Bank Daerah Karanganyar yang disembelih di Masjid Agung Madaniyah.

"Dari pemeriksaan secara umum bagus  kondisi hati bagus, paru bagus, jantung bagus, ginjal juga bagus, hanya ada perlemakan sedikit," kata Medik Veteriner Dispertan PP Karanganyar, Fathurrahman kepada Tribunjateng.com usai pengecekan.

Menurutnya tiga sapi yang dikurbankan di Masjid Agung Madaniyah layak untuk dikonsumsi. Fathur menyampaikan, pengecekan kali ini dilakukan serentak di 17 kecamatan.

Ada 2 hingga 3 petugas di masing-masing kecamatan. Pengecekan yang dilakukan petugas meliputi kondisi fisik dan daging serta organ.

Dia menerangkan, daging dan organ hewan kurban itu layak atau tidak dikonsumsi tergantung kualitas. Apabila ditemukan kualitas daging dan organ hewan kurban yang kurang bagus, lanjutnya, dinas menyarankan supaya tidak diedarkan.

Dia mencontohkan misal ada cacing bagian hati hingga organnya rusak. Pihaknya menyarankan organ tersebut tidak diedarkan dan dikubur.

"Sejauh ini, laporan hingga pukul 09.30. Laporan yang masuk rata-rata daging dan jeroan bagus," ungkapnya.

Terkait penyembelihan hewan kurban, dinas menekankan soal kesejahteraan hewan seperti pemenuhan pakan hewan harus cukup, ditempatkan di lokasi yang aman dan nyaman serta ada jarak antara sapi yang dipotong dengan sapi yang antre.

"Limbahnya kita sarankan dibuatkan sepictank, nanti limbah dibuang di situ, terus dikubur.

 Jangan sampai dibuang di sungai atau irigasi," jelas Fathur. (Ais).

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved