Berita Jateng
APRI Jateng Akan Bentuk Agenda Besar Olahraga Permancingan
Dewan Pengurus Provinsi Asosiasi Permancingan Indonesia (Apri) Jateng dikukuhkan, Minggu (15/6/2025).
Penulis: rahdyan trijoko pamungkas | Editor: raka f pujangga
TRIBUNJATENG.COM,SEMARANG - Dewan Pengurus Provinsi Asosiasi Permancingan Indonesia (Apri) Jateng dikukuhkan, Minggu (15/6/2025).
Pengukuhan pengurus Apri dilakukan di Aula kantor Disporapar Jateng.
Baca juga: BREAKING NEW: Remaja Tenggelam di Waduk Gajah Mungkur Ditemukan, Awalnya Mancing Bersama Teman
Ketua APRI Jawa Tengah, Rodex Wahyu Chandra Saputra, mengatakan setelah adanya pengukuhan pengurus akan segera membentuk Dewan Pengurus Kota di 35 Kabupaten/Kota.
Pengukuhan merupakan langkah awal mendorong perkembangan olahraga permancingan.
“Ini bagian dari konsolidasi organisasi. Dengan terbentuknya DPK di setiap daerah, kita bisa lebih mudah menjaring atlet dan komunitas untuk ikut serta dalam berbagai ajang olahraga permancingan ke depannya," jelasnya.
Menurutnya, kolaborasi dengan komunitas lokal sangat penting.
Sebab memiliki pengalaman mengenai spot-spot potensial untuk mancing, baik di air tawar maupun laut.
“Tugas kami di APRI adalah menyatukan potensi ini, dan menjadikannya bagian dari agenda besar olahraga dan pariwisata daerah,” ujarnya.
Ketua Dewan Pengurus Nasional (DPN) Daeng Anto menjelaskan struktur kepengurusan di Jateng menjadi tonggak penting pengembangan organisasi ke depan.
Selain itu juga membuka peluang ekspansi hingga ke level internasional.
“Terbentuknya DPP di Jawa Tengah ini merupakan suatu langkah bagus sekali dan akan mengembangkan APRI di kemudian hari di Dubai,” tuturnya.
Menurutnya Jawa Tengah memiliki keunggulan geografis dan potensi yang sangat lengkap dalam bidang perairan, baik air tawar (fresh water) maupun air laut (salt water).
"Lautnya tidak hanya satu sisi, tapi dua sisi, di utara dan di selatan. Itu potensi besar untuk membangun olahraga, pariwisata, dan menjaga kelautan,” jelasnya.
Baca juga: Nelayan Tewas Tersambar Petir saat Mancing di Tengah Hujan
Tidak hanya potensi kelautan, kata dia, Jawa Tengah juga memiliki kekayaan air tawar dengan keanekaragaman hayati tinggi berupa sungai dan danau.
Sejumlah ikan endemik juga ditemukan di kawasan tersebut. Hal itu harus dijaga dan dilestarikan.
“Memancing ini tidak hanya soal bicara pariwisata dan olahraga, tapi juga bisa ke arah pelestarian lingkungan hidup. Kita bisa melestarikan ikan-ikan endemik yang menjadi kebanggaan Jawa Tengah,” tandasnya.(rtp)
| Bank Jateng Targetkan Penyaluran Kredit Program MBG Rp41 Miliar |
|
|---|
| Ahmad Luthfi Minta ASN Jadi Problem Solver |
|
|---|
| Aksi Nyata Sekda Jateng Sumarno, Berangkat Ngantor Jalan Kaki Sejauh 10 Kilometer |
|
|---|
| Waspada Kemarau 2026 Lebih Panjang dari Biasanya, Pati dan Rembang Bisa Capai 9 Bulan |
|
|---|
| Viral Video Tikus "Sembunyi" di Ompreng MBG SMKN 8 Semarang, Begini Respons Sekretaris Disdik Jateng |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/20250615_Asosiasi-Permancingan-Indonesia-Apri_1.jpg)