Rabu, 22 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Jepara

Pemkab Jepara Perluas Cakupan Penerima MBG Dengan Bentuk Pokja

Pemerintah Kabupaten Jepara membentuk Kelompok Kerja (Pokja) Percepatan Pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

|
Penulis: Tito Isna Utama | Editor: rival al manaf
TRIBUNJATENG/IST (Dok Pemkab Jepara)
PEMKAB JEPARA - Bupati Jepara, Witiarso Utomo melalui Pj Sekda Jepara Ary Bachtiar memimpin langsung rapat Percepatan Pelaksanaan Program  MBG di Ruang Rapat Sosrokartono, Senin (16/6/2025). 

TRIBUNJATENG.COM, JEPARA - Pemerintah Kabupaten Jepara membentuk Kelompok Kerja (Pokja) Percepatan Pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Pj Sekda Jepara Ary Bachtiar menyampaikan pemerintah terus memperluas cakupan MBG sebagai bagian dari upaya strategis membangun generasi emas 2045.

Program nasional ini tidak hanya diperluas cakupannya secara geografis, tetapi juga mendapatkan dukungan anggaran yang besar untuk menjangkau lebih banyak penerima manfaat di seluruh Indonesia.

Menurutnya Pemkab Jepara sudah menyiapkan lahan untuk program MBG.

Ada lima lokasi yang dijadikan dapur produksi yang dikelola pihak swasta, meliputi Kecamatan Karimunjawa (Desa Karimunjawa), Tahunan  (Desa Semat), Pakis Aji (Desa SuwawalTimur), Donorojo (Desa Tulakan), dan Pecangaan (Desa Pulodarat).

Sebelumnya, Kecamatan Jepara, Tahunan, Kalinyamatan, dan Mayong sudah terlebih dulu melaksanakan program MBG.

Pemkab Jepara siap menyosialisasikan program MBG kepada masyarakat luas.

"Kita sudah sediakan lima lokasi untuk program MBG. Mekanisme akan kita koordinasikan dengan Badan Gizi Nasional (BGN)," kata Ary kepada Tribunjateng.

Lebih lanjut, Dandim 0719/Jepara Letkol Arm Khoirul Cahyadi menjelaskan, program MBG adalah inisiatif Pemerintah Indonesia untuk meningkatkan status gizi masyarakat. 

Terutama anak-anak, ibu hamil, serta ibu menyusui.

Program MBG dilaksanakan BGN bekerjasama dengan Pemerintah Daerah, dan menargetkan 17,7 juta orang termasuk 15,5 juta anak sekolah, 2,4 juta ibu hamil atau menyusui. 

Program ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas sumber daya manusia Indonesia dan mendukung pertumbuhan ekonomi, menuju Indonesia Emas 2045.

"Program Nasional ini harus kita dukung demi mewujudkan Indonesia Emas 20245," ungkapnya.

SDM disiapkan melalui program Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI). 

Letkol Arm. Khoirul Cahyadi, juga akan menjalin kemitraan dengan UMKM. (Ito)

 

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved