Sabtu, 11 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Nasional

Peringatan Dini Kemenkes, 32 Jemaah Haji Asal Indonesia Positif Covid-19

Kemenkes melaporkan, hingga 17 Juni 2025 pukul 16.00, 32 jemaah haji asal Indonesia dilaporkan terkonfirmasi positif Covid-19 selama di Arab Saudi.

Editor: deni setiawan
TRIBUN JATENG/AGUS ISWADI
KEDATANGAN JAMAAH HAJI - Ilustrasi beberapa jamaah haji sujud syukur setelah mendarat di Bandara Adi Soemarmo. Kemenkes menginformasikan ada 32 jemaah haji asal Indonesia yang dinyatakan positif Covid-19 dan dirawat di Rumah Sakit Arab Saudi. 

TRIBUNJATENG.COM, JAKARTA - Kementerian Kesehatan (Kemenkes) memberikan peringatan dini dengan merilis jika ada jemaah haji asal Indonesia yang dinyatakan positif Covid-19.

Mereka diduga tertular saat menjalani rangkaian ibadah haji di Tanah Suci.

Dari para penderita, Kemenkes pun telah melakukan serangkaian pemeriksaan kesehatan di Arab Saudi.

Baca juga: Blora Ingin Bandara Ngloram Jadi Pintu Keberangkatan Haji dan Umrah, Pemkab Usul Runway Diperpanjang

Baca juga: Inovasi Layanan Haji 2025 Ciptakan Kenyamanan dan Kesempurnaan Ibadah di Tanah Suci

Ya, ibadah haji menjadi salah satu ajang pengumpulan massa terbesar di dunia. 

Di balik kekhusyukan spiritual yang menyelimuti, keramaian ini membawa potensi risiko penularan penyakit menular, termasuk Covid-19.

Kemenkes melaporkan, hingga 17 Juni 2025 pukul 16.00, 32 jemaah haji asal Indonesia dilaporkan terkonfirmasi positif Covid-19 selama berada di Arab Saudi.

Menurut Kepala Pusat Kesehatan Haji Kemenkes, Liliek Marhaendro Susilo, para jemaah tersebut mengalami gejala demam disertai sesak napas.

Mereka kemudian dirujuk ke Rumah Sakit Arab Saudi (RSAS) di Madinah dan Makkah.

“Setelah dilakukan observasi dan serangkaian tes seperti MERS-CoV dan Covid-19, mereka didiagnosis mengalami pneumonia dan dinyatakan positif Covid-19,” ujar Liliek seperti dilansir dari Kompas.com, Rabu (18/6/2025).

Kendati demikian, kondisi kesehatan para jamaah berangsur membaik seusai mendapat perawatan intensif dari RSAS.

Pengawasan kesehatan juga dilakukan oleh Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Bidang Kesehatan serta Tenaga Kesehatan Haji Kloter (TKHK).

Beberapa jemaah bahkan telah kembali ke penginapan dan sebagian lainnya sudah tiba di Tanah Air.

Baca juga: Niat Presenter Ivan Gunawan Jauhi Riba Usai Ibadah Haji: Semua Kartu Kredit Ditutup

Baca juga: Kepulangan Jemaah Haji Kloter 18 SOC Kabupaten Tegal Disambut Isak Tangis dan Haru Keluarga

“Meski sudah keluar dari rumah sakit, beberapa pasien tetap kami tangani di Klinik Kesehatan Haji Indonesia (KKHI) di Makkah dan Madinah."

"Hal ini karena masih menunjukkan gejala sesak napas akibat pneumonia,” tambah Liliek.

Melihat potensi penularan penyakit di tengah kerumunan besar saat ibadah haji, pihak Kemenkes terus mengingatkan pentingnya penerapan protokol kesehatan.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved