Jumat, 17 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Viral

Aksi Intoleransi di Sukabumi: Retret Siswa Kristen Diganggu, Vila Dirusak Massa

Sekelompok massa dilaporkan menggerebek kegiatan retret siswa Kristen dari Jakarta di sebuah vila di Desa Tangkil, Sukabumi, Jawa Barat, Jumat (27/6)

Penulis: Andra Prabasari | Editor: galih permadi
tribunnews.com
INTOLERANSI SUKABUMI - Sekelompok massa dilaporkan menggerebek kegiatan retret siswa Kristen dari Jakarta di sebuah vila di Desa Tangkil, Kecamatan Cidahu, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, Jumat (27/6/2025). 

Aksi Intoleransi di Sukabumi: Retret Siswa Kristen Diganggu, Vila Dirusak Massa

TRIBUNJATENG.COM - Aksi intoleransi kembali mencoreng wajah kerukunan umat beragama di Indonesia. 

Sekelompok massa dilaporkan menggerebek kegiatan retret siswa Kristen dari Jakarta di sebuah vila di Desa Tangkil, Kecamatan Cidahu, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, Jumat (27/6/2025).

Dalam insiden tersebut, massa tidak hanya mengusir peserta retret, tetapi juga melakukan perusakan vila yang digunakan sebagai tempat kegiatan. 

Peristiwa itu terekam dalam video yang viral dan diunggah akun Instagram @sukabumi_satu, Sabtu (28/6/2025).

Salib Dijadikan Alat Penghancur

Dalam video yang beredar, tampak sejumlah orang merusak properti vila, bahkan menggunakan kayu berbentuk salib untuk memecahkan jendela. 

Simbol keagamaan itu juga dijatuhkan ke lantai oleh salah satu pelaku perusakan.

Menurut narasi yang ditulis akun tersebut, massa beralasan bahwa vila digunakan untuk kegiatan ibadah dan dianggap mengganggu warga sekitar.

“Rumah ini sudah tiga kali digunakan untuk misa. Pernah juga digunakan dengan kehadiran 23 mobil dan sebuah bus,” ujar Ketua RT Hendra melansir TribunJatim, Senin (30/6/2025).

Ia mengklaim pihaknya sudah pernah melarang penggunaan vila tersebut untuk ibadah.

Hingga artikel ini ditulis, aparat kepolisian belum merilis kronologi resmi terkait insiden ini. 

Pemilik vila yang digunakan sebagai tempat retret juga belum memberikan pernyataan publik.

Insiden intoleransi ini menuai kecaman dari berbagai pihak. Politikus PSI Ronald A. Sinaga (Bro Ron) menyatakan siap membantu pemilik vila untuk menggugat pelaku secara perdata.

“Kepada pemilik villa, jika para anarkis sudah tertangkap dan ingin mengajukan gugatan perdata, silakan hubungi saya,” ujar Bro Ron melalui akun Instagram-nya, Minggu (29/6/2025).

Sumber: Tribun Jatim
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved