Berita Semarang
Banyak Pasar di Kota Semarang Dinilai Sepi, DPRD: Sebegitu Tidak Menarikkah Pasar Tradisional Kita?
"Kota Lama sudah ramai, tapi wisatawan jarang tertarik ke Pasar Johar. Mengapa?"
Penulis: Idayatul Rohmah | Editor: M Syofri Kurniawan
Ujungnya pasar menjadi sepi pengunjung, seperti yang terjadi di banyak pasar tradisional Kota Semarang,” jelasnya.
Ia mendorong perlunya perencanaan ulang terhadap revitalisasi pasar tradisional.
“Saya minta agar ada optimasi dan rehabilitasi menyeluruh terhadap prosedur pengelolaan pasar tradisional.
Kita harus punya konsep yang jelas, pasar seperti apa yang ingin kita wujudkan agar benar-benar menjadi daya tarik bagi wisatawan,” ujarnya.
Seiring hal itu, Dini menyampaikan optimismenya terhadap pertumbuhan ekonomi Kota Semarang, khususnya di sektor perdagangan dan jasa.
Menurut Dini, sektor perdagangan dan jasa harus menjadi motor utama penggerak ekonomi kota.
Ia menekankan pentingnya menjadikan Kota Semarang lebih menarik bagi wisatawan domestik maupun mancanegara.
“Yang perlu kita pikirkan bukan hanya jumlah wisatawan yang datang ke Semarang, tapi bagaimana agar mereka tinggal lebih lama di Kota Semarang.
Dengan begitu, hotel-hotel akan bergeliat, ekonomi kreatif semakin tumbuh, dan perputaran uang semakin besar,” imbuhnya. (*)
Baca juga: Wali Kota Semarang Paparkan Keberhasilan Program Layanan PAUD di Konferensi Asia Pasifik
| Identitas Pria Bersimbah Darah di Puspanjolo Semarang Diduga Pengamen, Pulang ke Rumah Sudah Terluka |
|
|---|
| Lewat "Gigs Para Buruh", Band Punk Dry Injektion Bakar Semangat saat Aksi Hari Buruh di Semarang |
|
|---|
| BREAKING NEWS, Pria Bersimbah Darah Tergeletak di Teras Rumah Puspanjolo Semarang |
|
|---|
| Terpancar di Ruang Sidang Kredit Sritex, Ketegaran dan Harapan Bebas Eks Dirut Bank Jateng |
|
|---|
| Gubernur Jateng Resmikan Daycare untuk Anak Pekerja di Ungaran, Biaya Rp 300 Ribu Perbulan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/20250703_Pasar-Karangayu-Semarang.jpg)