Kamis, 9 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Semarang

SPMB SD Gelombang 2 Kota Semarang Dibuka, Disdik: Ada 222 SD Buka Pendaftaran

Pemerintah Kota Semarang menjadwalkan membuka pendaftaran SPMB gelombang 2 untuk tingkat TK dan SD mulai Senin (7/7/2025).

Penulis: Idayatul Rohmah | Editor: raka f pujangga
Tribun Jateng/Idayatul Rohmah
ILUSTRASI - Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) TK dan SD Negeri tahun 2025/2026 telah dibuka Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Semarang, Selasa (10/6/2025). Pada hari pertama pendaftaran secara daring tersebut, orang tua siswa berbondong-bondong datang ke posko pelayanan area kantor Disdik Kota Semarang. 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Pemerintah Kota Semarang melalui Dinas Pendidikan (Disdik) menjadwalkan membuka pendaftaran SPMB gelombang 2 untuk tingkat TK dan SD mulai Senin (7/7/2025) besok.

Hal itu menyusul masih banyaknya bangku kosong setelah proses pendaftaran yang  berakhir pada 14 Juni 2025 lalu.

Kepala Bidang Pembinaan Sekolah Dasar Dinas Pendidikan Kota Semarang, Aji Nur Setiawan menjelaskan, gelombang lanjutan ini dibuka khusus untuk satuan pendidikan TK dan SD yang kuotanya belum terpenuhi pada proses pendaftaran SPMB sebelumnya, yakni tanggal 10–20 Juni 2025.

Baca juga: Ini Cara Warga Non-KTP Semarang Mendaftar SPMB TK Hingga SD Gelombang 2

Sementara itu, untuk jenjang SMP tidak lagi membuka pendaftaran karena seluruh kuota telah terisi penuh.
Aji menyebutkan, pendaftaran SPMB gelombang 2 akan berlangsung mulai tanggal 7 hingga 11 Juli 2025, dengan jadwal pendaftaran hanya dibuka pada tanggal 7 dan 8 Juli.

Dia menyebut, terdapat 222 SD dan sekitar 15 TK yang masih memiliki sisa kuota dan akan mengikuti gelombang lanjutan ini.

"Dibuka SPMB gelombang 2 ini pertimbangannya karena kan kemarin sudah dibuka SPMB, ternyata setelah dibuka gelombang pertama masih banyak sisa. Ada 2.300 sekian untuk yang SD itu, belum terisi," terang Aji saat dihubungi Tribun Jateng, Minggu (6/7).
Dia memaparkan, proses pendaftaran masih dilakukan secara online, namun berbeda dari sebelumnya.

Menurutnya, pada pendaftaran lanjutan ini calon pendaftar tidak dapat mendaftar secara mandiri dari rumah.

Sebagai gantinya, orang tua atau wali murid diminta langsung datang ke sekolah TK atau SD yang masih membuka pendaftaran untuk dibantu oleh admin sekolah.

"Jadi, untuk pendaftar nanti silakan mendatangi TK maupun SD yang masih ada sisa kuota dan membuka SPMB gelombang lanjutan ini," jelasnya.
Dijelaskan, Gelombang 2 ini juga menjadi kesempatan bagi warga non-KTP Semarang, atau yang biasa disebut warga "boro", untuk tetap bisa mendaftarkan anaknya.

Namun, tetap ada prioritas bagi warga dengan KTP Semarang. Warga boro hanya bisa diterima jika masih terdapat sisa kuota setelah warga lokal terlayani.

"Jadi misalnya di SD A itu ada lima yang masih sisa. Kemudian warga di sekitar yang punya KTP Semarang tapi belum keterima sekolah ada tiga. Nah, masih ada sisa dua itu warga boro bisa mendaftar di sisa yang dua itu. Tetap prioritasnya adalah warga Kota Semarang. Hanya mereka boleh mendaftar asalkan masih ada sisa kuota," terangnya.

Baca juga: SPMB Jateng 2025, 3.606 Calon Murid Baru Tidak Daftar Ulang

Aji juga menekankan bahwa SPMB gelombang ini hanya diperuntukkan bagi anak-anak yang belum mendapatkan tempat sekolah, baik di sekolah negeri maupun swasta.

Pihaknya berharap tidak ada manipulasi data dan mengajak seluruh wali murid untuk ikut menjaga keadilan dan transparansi dalam proses penerimaan ini.

“Yang sudah diterima sekolah, kami harapkan tidak mendaftar lagi karena sistem akan kami tutup. Kami ingin mewujudkan pendidikan yang merata dan adil," katanya. (idy)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved