Berita Semarang
SPMB SD Gelombang 2 Kota Semarang Dibuka, Disdik: Ada 222 SD Buka Pendaftaran
Pemerintah Kota Semarang menjadwalkan membuka pendaftaran SPMB gelombang 2 untuk tingkat TK dan SD mulai Senin (7/7/2025).
Penulis: Idayatul Rohmah | Editor: raka f pujangga
TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Pemerintah Kota Semarang melalui Dinas Pendidikan (Disdik) menjadwalkan membuka pendaftaran SPMB gelombang 2 untuk tingkat TK dan SD mulai Senin (7/7/2025) besok.
Hal itu menyusul masih banyaknya bangku kosong setelah proses pendaftaran yang berakhir pada 14 Juni 2025 lalu.
Kepala Bidang Pembinaan Sekolah Dasar Dinas Pendidikan Kota Semarang, Aji Nur Setiawan menjelaskan, gelombang lanjutan ini dibuka khusus untuk satuan pendidikan TK dan SD yang kuotanya belum terpenuhi pada proses pendaftaran SPMB sebelumnya, yakni tanggal 10–20 Juni 2025.
Baca juga: Ini Cara Warga Non-KTP Semarang Mendaftar SPMB TK Hingga SD Gelombang 2
Sementara itu, untuk jenjang SMP tidak lagi membuka pendaftaran karena seluruh kuota telah terisi penuh.
Aji menyebutkan, pendaftaran SPMB gelombang 2 akan berlangsung mulai tanggal 7 hingga 11 Juli 2025, dengan jadwal pendaftaran hanya dibuka pada tanggal 7 dan 8 Juli.
Dia menyebut, terdapat 222 SD dan sekitar 15 TK yang masih memiliki sisa kuota dan akan mengikuti gelombang lanjutan ini.
"Dibuka SPMB gelombang 2 ini pertimbangannya karena kan kemarin sudah dibuka SPMB, ternyata setelah dibuka gelombang pertama masih banyak sisa. Ada 2.300 sekian untuk yang SD itu, belum terisi," terang Aji saat dihubungi Tribun Jateng, Minggu (6/7).
Dia memaparkan, proses pendaftaran masih dilakukan secara online, namun berbeda dari sebelumnya.
Menurutnya, pada pendaftaran lanjutan ini calon pendaftar tidak dapat mendaftar secara mandiri dari rumah.
Sebagai gantinya, orang tua atau wali murid diminta langsung datang ke sekolah TK atau SD yang masih membuka pendaftaran untuk dibantu oleh admin sekolah.
"Jadi, untuk pendaftar nanti silakan mendatangi TK maupun SD yang masih ada sisa kuota dan membuka SPMB gelombang lanjutan ini," jelasnya.
Dijelaskan, Gelombang 2 ini juga menjadi kesempatan bagi warga non-KTP Semarang, atau yang biasa disebut warga "boro", untuk tetap bisa mendaftarkan anaknya.
Namun, tetap ada prioritas bagi warga dengan KTP Semarang. Warga boro hanya bisa diterima jika masih terdapat sisa kuota setelah warga lokal terlayani.
"Jadi misalnya di SD A itu ada lima yang masih sisa. Kemudian warga di sekitar yang punya KTP Semarang tapi belum keterima sekolah ada tiga. Nah, masih ada sisa dua itu warga boro bisa mendaftar di sisa yang dua itu. Tetap prioritasnya adalah warga Kota Semarang. Hanya mereka boleh mendaftar asalkan masih ada sisa kuota," terangnya.
Baca juga: SPMB Jateng 2025, 3.606 Calon Murid Baru Tidak Daftar Ulang
Aji juga menekankan bahwa SPMB gelombang ini hanya diperuntukkan bagi anak-anak yang belum mendapatkan tempat sekolah, baik di sekolah negeri maupun swasta.
Pihaknya berharap tidak ada manipulasi data dan mengajak seluruh wali murid untuk ikut menjaga keadilan dan transparansi dalam proses penerimaan ini.
“Yang sudah diterima sekolah, kami harapkan tidak mendaftar lagi karena sistem akan kami tutup. Kami ingin mewujudkan pendidikan yang merata dan adil," katanya. (idy)
| Prakiraan Cuaca Semarang Hari Ini 8 April 2026: Berawan, Waspada Hujan Ringan Siang hingga Sore |
|
|---|
| Prakiraan Cuaca Kota Semarang Hari Ini Rabu 8 April 2026: Hujan Ringan |
|
|---|
| Nasib 29 PKL Gajah Raya Masih Menggantung, Pemkot Semarang Tawarkan Opsi Relokasi ke Pasar Johar |
|
|---|
| Klub Sepatu Roda Kairos Semarang Borong 15 Emas di Ajang Internasional Pekanbaru |
|
|---|
| Sidang Kredit Sritex, Saksi Ahli: Turunnya Angka Fidusia Tanggung Jawab Debitur Nakal, Bukan Bank |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/20250706_Sistem-Penerimaan-Murid-Baru-SPMB-di-Semarang_1.jpg)