Senin, 18 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Kriminal

Biadab, Ibu Muda Ini Bunuh Bayinya Umur Dua Bulan, Dimasukkan ke Dalam Toples

Peristiwa tragis mengguncang warga Kota Makassar, Sulawesi Selatan, setelah seorang ibu muda diduga mengakhiri nyawa bayinya

Tayang:
Penulis: Lyz | Editor: muh radlis
IST
IBU BUNUH ANAK - Ibu muda di Kota Makassar Sualwesi Selatan (Sulsel) tega habisi nyawa anaknya. N (25) ibu muda yang diduga habisi nyawa bayinya diamankan personel Polsek Panakkukang di loby RS Ibnu Sina, Jl Urip Sumoharjo, Makassar, Sabtu (5/7/2024). Tribun Timur/Muslimin Emba 

TRIBUNJATENG.COM - Peristiwa tragis mengguncang warga Kota Makassar, Sulawesi Selatan, setelah seorang ibu muda diduga mengakhiri nyawa bayinya yang masih berusia dua bulan.

Bayi laki-laki tersebut ditemukan dalam kondisi kritis setelah dimasukkan ke dalam sebuah toples oleh ibunya sendiri.

Peristiwa mengenaskan itu langsung menyita perhatian publik dan mengundang keprihatinan luas di media sosial.

Usai kejadian, sang bayi sempat dilarikan ke Rumah Sakit Ibnu Sina Makassar oleh pihak keluarga dan warga sekitar yang mengetahui kejadian tersebut.

Tim medis berupaya memberikan pertolongan intensif.

Namun, sayangnya, nyawa bayi malang itu tidak berhasil diselamatkan. Tim dokter menyatakan bahwa bayi tersebut meninggal dunia tak lama setelah tiba di rumah sakit.

Dalam foto yang diterima, ibu muda itu tampak terus menangisi bayinya sudah terbujur kaku.

Ketua Forum Kemitraan Polisi dan Masyarakat (FKPM) Kelurahan Pampang, Haris mengatakan kejadiannya, Jumat (4/7/2025) sekitar Pukul 20.00 WITA.

"Kejadiannya di Pampang 2 Lorong 5 Kelurahan Pampang Kecamatan Panakkukang," ucap Haris ditemui wartawan di RS Ibnu Sina Makassar.

Kapolsek Panakkukang AKP Aris Satrio yang tiba di RS Ibnu Sina mengatakan, akan menyelidiki kasus itu.

Ia mengaku akan menggali keterangan ibu korban ihwal kejadian tersebut.

"Adanya dugaan pembunuhan terhadap bayi, terhadap bayi untuk saat ini kami masih melakukan pendalaman terhadap ibu korban yang kami duga melakukan perbuatannya," ujar Aris Satrio.

Namun demikian, lanjut Aris, pemeriksaan terhadap ibu korban memerlukan pendampingan psikolog.

Pasalnya, terduga pelaku diduga ada gangguan psikologi terhadap kejadian itu.

"Sempat kami tanya, kata ibu korban dipukul pakai toples di bagian kepala," ungkap Aris.

Sumber: Tribun Timur
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved