Senin, 13 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Tegal Berdedikasi

Dedy Yon: Sedekah Laut Kota Tegal Adat Penuh Makna

Wali Kota Tegal, Dedy Yon Supriyono mengungkapkan, acara sedekah laut yang rutin dilaksanakan setiap tahun oleh nelayan

Dok Pemkot Tegal 
BERI SAMBUTAN- Wali Kota Tegal, Dedy Yon Supriyono saat memberikan sambutan dalam acara Sedekah Laut Kota Tegal di Halaman KUD Karya Mina Tegal, Senin (7/7/2025). 

TRIBUNJATENG.COM,TEGAL- Wali Kota Tegal, Dedy Yon Supriyono mengungkapkan, acara sedekah laut yang rutin dilaksanakan setiap tahun oleh nelayan merupakan adat penuh makna.

Menurutnya, acara tersebut bukan sekadar seremoni tahunan saja.

"Acara ini juga bentuk spiritualitas kolektif. Rasa syukur kepada sang pencipta dan harapan akan keselamatan, rezeki serta keberkahan laut," katanya saat memberikan sambutan, Senin (7/7/2025).

Pada kesempatan itu, Dedy Yon mengajak para nelayan merenung sejenak atas musibah kebakaran yang terjadi di Pelabuhan Kota Tegal. 

Seperti kebakaran kapal dan kebakaran belasan sepeda motor di pelabuhan.

Ia menyampaikan rasa prihatin dan duka terutama nelayan yang terdampak. 

"Saya berharap kejadian ini dapat menjadi pengingat serius bagi ABK dan pelaku usaha perikanan. Untuk senantiasa mengedepankan budaya kerja yang aman, tertib dan profesional," ungkapnya. 

Menurut Dedy Yon, Pemkot Tegal saat ini terus mengintensifkan upaya penanganan rob yang berdampak kepada warga pesisir. 

Termasuk rekan-rekan nelayan di Kelurahan Muarareja, Tegalsari, Mintaragen, dan Panggung. 

Beberapa langkah konkrit yang sudah dilakukan dan sedang didorong, meliputi pembangunan tanggul pantai dan peninggian jalan lingkungan. 

Pemetaan wilayah rawan rob dan drainase lingkungan dan kolaborasi teknis dengan Balai PSDA Pemali Comal dan Kementerian PU.

"Kita tidak ingin nelayan setiap tahun dihantui oleh rob yang mengganggu aktivitas, merusak rumah, dan memperburuk sanitasi," jelasnya. (fba)

Baca juga: Kemeriahan Haul Desa Panjunan Pati, Ada Kirab Budaya hingga Pasar Makanan Tradisional

Baca juga: Kenapa Gaji Karyawan di Jepang Naik Tertinggi dalam 34 Tahun? Rata-Rata 5,25 Persen pada 2025

Baca juga: Irwan Mussry: Pebisnis Sukses yang Menjunjung Rendah Hati Sebagai Prinsip Hidup

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved