Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Blora

44 SMP Negeri di Blora Kekurangan Murid, Disdik Dorong Sekolah Tingkatkan Kualitas Pelayanan

Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Blora mencatat ada 44 Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri di Kabupaten Blora yang mengalami kekurangan murid

Penulis: M Iqbal Shukri | Editor: muslimah
Tribun Jateng/M Iqbal Shukri
DISDIK BLORA - Ilustrasi kantor Dinas Pendidikan Blora tampak depan. Disdik catat ada 44 SMP Negeri di Kabupaten Blora mengalami kekurangan murid. 

TRIBUNJATENG.COM, BLORA - Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Blora mencatat ada 44 Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri di Kabupaten Blora yang mengalami kekurangan murid

Pasalnya jumlah SMP Negeri di Blora ada 56 sekolah. 

Sekretaris Dinas Pendidikan Blora, Nuril Huda, mengatakan, berdasarkan data sistem penerimaan murid baru (SPMB) online, jumlah pendaftar di 44 SMP negeri tak mencapai batas minimum rombongan belajar (rombel) yang ditetapkan. 

“Satu rombel ada 32 murid, jika kurang dari itu dianggap tidak memenuhi rombel,” katanya, Selasa (8/7/2025).

Lebih lanjut, pihaknya menjelaskan, kuota SMP Negeri di Blora sebanyak 8.974. Namun, kursi SMP Negeri yang terisi hanya 7.558. 

“Secara umum penerimaan SPMB ini mengalami penurunan. Namun tidak signifikan,” ujarnya.

Pihaknya menambahkan, untuk SMP Negeri yang dianggap orang tua favorit itu sudah memenuhi rombel semua.

Sedangkan, untuk SMP Negeri yang berada di pinggir wilayah itu banyak yang kekurangan rombel. 

“Rata-rata SMP Negeri 1 di kota atau kecamatan itu pasti memenuhi rombel. Dalam melihat kondisi ini, kami merasa orang tua masih memilih SMP Negeri menjadi pilihan ketimbang sekolah swasta,” jelasnya. 

Nuril mengimbau kepada seluruh satuan pendidikan di kecamatan agar meningkatkan pelayanan. 

Nuril menilai saat pelayanan baik, maka hal itu dapat meningkatkan kepercayaan masyarakat untuk menyekolahkan anaknya ke sekolah tersebut. 

“Jadi kami perlu menekankan orang tua untuk menyekolahkan anaknya dimana saja itu sama. Pelayanan juga sama, karena sekolah kan dibiayai oleh pemerintah,” paparnya.(Iqs)

Sumber: Tribun Jateng
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved