Sabtu, 11 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Kuliner Semarang

4 Rekomendasi Bakso Gerobakan di Semarang, Legendaris Sejak 1973

Semarang tidak hanya dikenal dengan lumpia, kota ini juga menyimpan banyak kuliner legendaris, salah satunya adalah jajanan bakso gerobak. 

Penulis: Andra Prabasari | Editor: galih permadi
tribunnews.com
BAKSO JAYASARI - Bakso Jayasari bisa dibilang sebagai hidden gem di kawasan Pusponjolo, Semarang. Meski berada di jalan sempit, rasa baksonya yang gurih dan segar membuat pelanggan setia datang kembali. 

4 Rekomendasi Bakso Gerobakan di Semarang, Legendaris Sejak 1973

TRIBUNJATENG.COM - Semarang tidak hanya dikenal dengan lumpia atau tahu gimbal, kota ini juga menyimpan banyak kuliner legendaris, salah satunya adalah jajanan bakso gerobak. 

Di sejumlah sudut kota, terdapat penjual bakso kaki lima yang populer karena rasa, harga terjangkau, hingga penampilan unik gerobaknya. 

Beberapa bahkan viral di media sosial dan menjadi incaran pecinta kuliner.

Berikut ini adalah rekomendasi bakso gerobak terenak di Semarang yang wajib kamu coba:

1. Bakso Ayam Irma Gayamsari

Tampilan semangkok bakso Pak Joko yang legendaris. Bakso Pak Joko berada di lantai dasar blok C nomor 14, Pasar Gede, Cilacap. (8/8/2022).
Semarang tidak hanya dikenal dengan lumpia atau tahu gimbal, kota ini juga menyimpan banyak kuliner legendaris, salah satunya adalah jajanan bakso gerobak.

Bakso Ayam Irma berada di Jalan Jolotundo, Gayamsari, tepatnya di seberang Bakso Doa Ibu. Meski hanya dijajakan lewat gerobak motor, bakso ini selalu ramai antrean pembeli.

Bakso ini terbuat dari adonan daging ayam, namun disajikan unik dengan tambahan jeroan sapi seperti usus dan babat. 

Potongan jeroannya besar, empuk, dan tidak amis. Ada pilihan bakso isi telur, cabe rawit (bakso mercon), hingga krikil.

Dengan harga seporsi hanya Rp15.000, Bakso Ayam Irma viral di TikTok setelah diulas oleh akun kuliner @MasKuliner.

2. Bakso Cinta – Depan Bunderan Undip

Bakso Cinta mencuri perhatian karena gerobaknya berwarna pink dan penjualnya, Pak Suparjo, selalu mengenakan pakaian nyentrik. 

Lokasinya berada di depan Alfamart, dekat bunderan Universitas Diponegoro (Undip), dan buka mulai pukul 17.00 hingga habis.

Pak Suparjo telah berjualan sejak tahun 2016 dan memilih nama "Bakso Cinta" karena mudah diingat. 

Menu yang tersedia sangat beragam, seperti bakso urat, bakso pedas, bakso telur puyuh, bakso beranak, hingga bakso babat iso. Harga mulai dari Rp5.000 sampai Rp12.000 saja.

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved