Minggu, 26 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Viral

Hasil Otopsi Kedua Juliana Marins di Brasil, Keluarga Kembali Tak Terima

Keluarga Juliana Marins dikabarkan tak terima dengan hasil otopsi kedua yang dilakukan di Brazil

Editor: muslimah
KOMPAS.COM/KARNIA SEPTIA KUSUMANINGRUM
HASIL OTOPSI DI BRAZIL: Foto peti jenazah Juliana Marins pendaki Brasil yang meninggal di Gunung Rinjani dibawa ke Bali untuk menjalani autopsi. Hasil autopsi kedua di Brazil juga sudah keluar dan keluarga tak terima. 

TRIBUNJATENG.COM – Keluarga Juliana Marins dikabarkan tak terima dengan hasil otopsi kedua yang dilakukan di Brazil.

Mereka pun meminta kembali dilakukan otopsi atau otopsi ulang.

Disebutkan jika hasil otopsi di Brazil tak jauh berbeda dengan hasil otopsi yang dilakukan di Indonesia.

Baca juga: Geram Dipojokkan, Guide Ali Ungkap Kronologi Lengkap Kematian Juliana Marins: Kejadian Sabtu Pagi

Juliana Marins adalah perempuan Brasil berusia 26 tahun yang tewas usai terjatuh saat mendaki Gunung Rinjani di Lombok.

Keluarga Juliana mengeklaim bahwa hasil otopsi kali kedua di Brasil tersebut justru mereka ketahui terlebih dahulu dari pemberitaan media, bukan dari pihak berwenang.

"Keluarga tidak menerima apa pun," kata Mariana Marins, kakak dari Juliana, kepada Globo, saat ditanya soal hasil otopsi lanjutan tersebut.

Hasil otopsi tidak diterima

Sebelumnya, jenazah Juliana Marins sempat diotopsi di Rumah Sakit Bali Mandara, Denpasar, Indonesia.

Namun, keluarga Juliana merasa belum mengetahui lebih jelas penyebab dan waktu kematian wanita berusia 26 tahun tersebut karena hasil otopsi diberikan setelah pihak rumah sakit melakukan konferensi pers.

Keluarga Juliana pun meminta dilakukan otopsi ulang untuk menyelidiki apakah ada dugaan kelalaian dalam proses penyelamatan oleh pihak berwenang Indonesia.

Setibanya di Brasil pada Selasa (1/7/2025) jasad Juliana langsung dibawa ke Institut Medis Legal (IML) Afranio Peixoto, di Rio de Janeiro, untuk pemeriksaan forensik tambahan.

Otopsi kedua ini dilakukan dengan pengawasan perwakilan keluarga dan ahli dari Kepolisian Federal Brasil.

Pihak keluarga juga tidak melakukan kremasi pada jasad Juliana untuk berjaga-jaga jika dilakukan pemeriksaan ulang.

Kendati demikian, informasi hasil otopsi kembali didapat keluarga lewat media sebelum menerima pemberitahuan resmi.

Hasil otopsi di Brasil

Dalam laporan TV Globo, hasil otopsi di Brasil belum bisa memastikan waktu kematian secara presisi, tetapi Juliana diperkirakan meninggal 10 hingga 15 menit setelah jatuh dari tebing.

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved