Selasa, 19 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Demak

Dishub Demak Targetkan Tambah 20 CCTV, Fokus di Persimpangan dan Perdesaan

Dishub Demak menargetkan penambahan kamera pengawas (CCTV) di sejumlah titik rawan lalu lintas dan kriminalitas pada 2025.

Tayang:
Penulis: faisal affan | Editor: M Syofri Kurniawan
TRIBUN JATENG/ISTIMEWA
CCTV DEMAK - Tangkapan layar kamera CCTV milik Dishub Demak yang berada di persimpangan jalan sebelum Pasar Mranggen, Sabtu (12/7/2025). (TRIBUN JATENG/ISTIMEWA) 

TRIBUNJATENG.COM, DEMAK – Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Demak menargetkan penambahan kamera pengawas (CCTV) di sejumlah titik rawan lalu lintas dan kriminalitas pada 2025.

Saat ini, terdapat 32 CCTV aktif yang tersebar di berbagai wilayah Kabupaten Demak.

Kepala Dishub Demak, Arief Sudaryanto, mengatakan bahwa penambahan ini akan difokuskan di daerah persimpangan dan wilayah perdesaan yang minim pengawasan.

Baca juga: Inilah Sasaran Utama Operasi Patuh Candi 2025 di Demak: Macet, Pelanggaran, Hingga Kecelakaan

“Insya Allah tahun ini akan ada penambahan CCTV.

Jumlah pastinya masih kami hitung karena kami juga menyesuaikan dengan kualitas.

Kami ingin perangkat yang benar-benar bagus dan bermanfaat,” kata Arief saat dikonfirmasi, Sabtu (12/7/2025).

Menurut Arief, CCTV dengan kualitas tinggi terbukti efektif mendukung penegakan hukum.

Salah satu kasus kriminalitas di Kecamatan Karangawen, kata dia, berhasil diungkap berkat rekaman CCTV milik Dishub.

“Ini jadi bukti bahwa CCTV sangat penting, bukan hanya untuk lalu lintas, tapi juga untuk keamanan secara umum,” ujarnya.

Dishub menargetkan setidaknya 20 unit CCTV tambahan tahun ini, dengan harapan jumlah tersebut bisa bertambah jika anggaran memungkinkan.

Proses pemasangan ditargetkan rampung sebelum akhir Desember 2025.

CCTV yang dipasang tidak hanya dimanfaatkan oleh internal dinas, tetapi juga akan disiarkan secara langsung melalui kanal YouTube resmi Dishub Demak

Namun, hanya CCTV yang berada di ruang publik seperti jalan raya yang dapat diakses masyarakat.

Beberapa lokasi dengan potensi konflik sosial akan dibatasi aksesnya.

“Kami batasi agar tidak disalahgunakan.

Yang bisa diakses masyarakat hanya CCTV yang terkait lalu lintas,” jelas Arief. (afn)

Baca juga: BREAKING NEWS : Mayat Pria Tanpa Identitas Ditemukan Mengambang di Tambak Bonang Demak

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved