Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Banjarnegara

Kuwondogiri Duwe Gawe 2 Natculture Festival 2025 Banjarnegara Hadirkan Kolaborasi Apik Lintas Daerah

Desa Wisata Blambangan, Dusun Kuwondogiri, sukses menggelar perhelatan Kuwondogiri Duwe Gawe #2, bertajuk Natculture Festival 2025. 

TRIBUN JATENG/ISTIMEWA
PENAMPILAN TARI - Sejumlah anak menampilkan penampilan tari dalam rangkaian kegiatan Natculture Festival 2025, di Desa Wisata Blambangan, Dusun Kuwondogiri, Sabtu (5/7/2025). (Dok. Natculture Festival 2025) 

TRIBUNJATENG.COM, BANJAREGARA - Desa Wisata Blambangan, Dusun Kuwondogiri, sukses menggelar perhelatan Kuwondogiri Duwe Gawe #2, bertajuk Natculture Festival 2025

Dengan mengangkat tema besar Nature and Culture (Natculture Festival) 2025 atau Festival Alam dan Budaya, acara ini menjadi sebuah oase budaya sekaligus penggerak ekonomi lokal, yang melibatkan ribuan warga dan pelaku seni dari berbagai penjuru. 

Rangkaian acara diselenggarakan selama lebih dari satu bulan penuh yakni, sejak 2 Juni hingga 8 Juli 2025.

Baca juga: 1.600 Pelari dari Berbagai Negara Ikuti Kebumen Geopark Trail Run 2025

Festival ini tidak hanya menampilkan seni pertunjukkan, namun juga membentangkan nilai-nilai spiritualitas, edukasi, kepedulian sosial dan kelestarian lingkungan dalam satu tarikan nafas. 

Kuat Herry, selaku Ketua Panitia menyatakan, rangkaian acara yang padat dan penuh makna ini menjadikan Desa Wisata Blambangan sebagai center of attention bagi masyarakat Banjaregara dan sekitarnya. 

Rangkaian Kegiatan Penuh Warna dan Makna

Kuat menyatakan, kegiatan ini dimulai dengan melakukan anjangsana kepada tokoh adat, ulama, hingga sesepuh desa sebagai bentuk penghormatan dan pelestarian nilai-nilai luhur. 

Kemudian, kegiatan disusul dengan lomba mewarnai yang diselenggarakan pada 14 Juni lalu, dengan melibatkan ratusan anak. 

"Kegiatan ini pun turut membangkitkan semangat generasi muda dalam berekspresi, sekaligus mempererat kebersamaan antar keluarga," katanya dalam keterangan resmi yang diterima Tribunbanyumas.com, Minggu (13/7/2025). 

Pada tanggal 22 Juni, kegiatan dilanjutkan dengan kegiatan bersih makam dan doa bersama yang diikuti lebih dari 1.700 warga. 

"Tradisi ini bukan sekedar ritual tahunan, tetapi sebagai upaya untuk menjaga ikatan emosional dan spiritual antara generasi sekarang dan para pendahulu," katanya. 

Puncak Festival: 43 Sanggar Menari, 10 Grup Rebana, 1.000 Lebih Pengunjung 

Puncak acara berlangsung meriah pada 5 Juli 2025 lalu dengan kegiatan bertajuk "Kuwondogiri Menari" yang melibatkan sebanyak 43 kelompok sanggar tari dari berbagai daerah. 

"Pada hari yang sama, digelar juga lomba rebana yang menghadirkan 10 grup rebana dengan performa religi yang memikat," lanjutnya. 

Kegiatan ini pun menghadirkan lebih dari 1.000 pengunjung yang memadati area festival.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jateng
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved