Kamis, 9 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Kendal

Curhat Sunadi Petani Bangunrejo Kendal: Tanam 2 Kali Tapi Cuma Sekali Panen Imbas Banjir Rob

Petani di Kendal terancam tak bisa menggunakan lahan sawahnya sebagai penyambung hidup dalam beberapa tahun ke depan.

TRIBUN JATENG/AGUS SALIM IRSYADULLAH
CEK SAWAH - Dirjen Tanaman Pangan Kementerian Pertanian, Yudi Sastro ditemani Wakil Bupati Kendal, Benny Karnadi mengecek area sawah yang terancam dampak luasan rob di Desa Bangunrejo, Kecamatan Patebon, Jumat (18/7/2025). Di sebelah lokasi itu rencananya akan dibangun bendungan karet untuk mencegah rob meluas. 

TRIBUNJATENG.COM, KENDAL - Gurat wajah Sunadi sumringah menyambut kedatangan Dirjen Tanaman Pangan Kementerian Pertanian, Yudi Sastro saat menyapa petani di Desa Bangunrejo, Kecamatan Patebon, Kabupaten Kendal.

Yudi datang menemui petani untuk melihat langsung area persawahan seluas 35 dari 82 hektare, yang berpotensi terdampak banjir rob.

Di lahan itu, petani terancam tak bisa menggunakan lahan sawahnya sebagai penyambung hidup dalam beberapa tahun ke depan.

Baca juga: Jepara Peringkat 24 Kota di Jawa Tengah dengan Jumlah Wisatawan Terbanyak, Disusul Kendal

Baca juga: Komposisi Persik Kendal Belum Fix, Seleksi Pemain Potensial Jalan Terus

Sunadi dan petani lain pun hanya bisa menyandarkan harapannya kepada pemerintah agar bisa mengambil langkah mitigasi. 

Dia tak ingin lahan mata pencahariannya hilang terdampak bencana rob. 

Rasa kekhawatiran itu bahkan mulai dirasakan Sunadi dan petani lain dari dampak luasan rob sejak beberapa tahun terakhir. 

pH tanah di area sawah mulai berkurang.

Imbasnya, Sunadi hanya bisa memanen padi sekali selama setahun.

"Tanam padi setahun 2 kali, tapi sekarang masa panennya hanya bisa sekali."

"Harusnya dua kali," katanya, Jumat (18/7/2025).

Sunadi mengungkapkan, lahan sawah miliknya memang belum terendam rob.

Namun dampaknya mulai terasa lantaran sawah di seberang desa telah terkena rob.

"Termasuk hama juga, sehingga kami memohon ada bantuan pembatas bendungan agar sawah kami tidak ikut terendam rob," paparnya.

Kepala Desa Bangunrejo, Subur menerangkan, petani di desanya terpaksa mengeluarkan biaya 2 kali lipat untuk menggarap lahan sawah.

Dia pun telah mengusulkan agar segera dibangun bendungan karet untuk mencegah aliran rob semakin meluas.

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved