Berita Pati
Guru BK SMPN 2 Margoyoso Pati Ciptakan Media Pembelajaran Interaktif
Dunia pendidikan terus berinovasi. Di SMP Negeri 2 Margoyoso, seorang guru Bimbingan dan Konseling (BK), Khoirun Nisak Nur Ellya Lutfiana.
Penulis: Mazka Hauzan Naufal | Editor: rival al manaf
TRIBUNJATENG.COM, PATI – Dunia pendidikan terus berinovasi. Di SMP Negeri 2 Margoyoso, seorang guru Bimbingan dan Konseling (BK), Khoirun Nisak Nur Ellya Lutfiana, berhasil menciptakan media pembelajaran inovatif bernama MEDIS SBTE (Media Interaktif Sekolah Smart Box Technology Education).
Inovasi ini hadir sebagai solusi atas tantangan pembelajaran yang oleh para murid kerap dirasakan monoton dan kurang mendalam.
Khoirun Nisak menjelaskan latar belakang terciptanya inovasi ini.
"Saya mengharapkan setelah proses pembelajaran murid dapat memahami apa yang disampaikan, namun realitanya setelah proses pembelajaran masih banyak murid yang belum paham dengan materi yang disampaikan karena cara belajar yang monoton dan membosankan sehingga kurang mendalam," kata dia, Minggu (20/7/2025).
Lebih lanjut, guru BK itu menyoroti stigma negatif terhadap pelajaran BK.
Menurut dia, masih banyak murid yang menganggap pelajaran BK itu menakutkan, menginterogasi, dan membosankan karena hanya mendengarkan guru ceramah.
Berangkat dari realita tersebut, ia berinovasi untuk mewujudkan proses pembelajaran yang hidup di kelas.
MEDIS SBTE adalah media pembelajaran berupa kotak yang dibuat dari bahan sederhana namun di dalamnya memuat berbagai materi, kuis, bahkan instruksi belajar sehingga menjadikan media ini lebih menarik dan penuh kejutan.
Media pembelajaran ini menggabungkan teknologi modern dan tradisional sehingga bersifat aplikatif untuk dapat diterapkan di pelajaran dan jenjang kelas lain.
Keunikan media ini terletak pada dukungannya terhadap teknologi, di mana materi dapat disajikan dalam bentuk presentasi PowerPoint, video, gambar, tautan web, kuis interaktif, hingga permainan.
Pengaplikasiannya dalam pembelajaran berupaya mewujudkan pembelajaran yang berpusat pada murid, sesuai kebutuhan mereka, melalui media yang inovatif, kreatif, dan interaktif, sehingga mampu mendorong semangat dan daya tarik siswa.
Penerapan MEDIS SBTE melalui tiga tahapan utama.
Pertama, Tahap Pra, dimulai dengan dialog bersama murid untuk menggali kebutuhan dan keinginan mereka terkait proses, suasana, media, dan metode pembelajaran. Setelah menampung aspirasi, guru dan murid bersama-sama merancang media pembelajaran yang menarik.
Kedua, Tahap Aksi, memungkinkan media ini dibuat langsung oleh guru atau secara kolaboratif bersama murid.
Pada tahap ini, setiap kelompok diberi kebebasan untuk menyiapkan materi dan isinya yang kemudian akan dipresentasikan atau melalui metode windows shopping.
| Polisi Tangkap Pelaku Penipuan Investasi Sapi di Sukolilo Pati, Korban Rugi Ratusan Juta Rupiah |
|
|---|
| Warga 3 Desa di Batangan Pati Kompak Tolak Parkir di Belakang Pabrik Sepatu |
|
|---|
| PPPK Paruh Waktu di Pati Bergaji Rp 500 Ribu Perbulan |
|
|---|
| Geger Mayat Pria Mengapung di Embung Terpus Pati, Ini Kronologi Penemuannya |
|
|---|
| "Solar Mahal Nelayan Mati" Ribuan Nelayan Demo di Alun-Alun Pati Tuntut Harga BBM Khusus |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/20250720_Media-Pembelajaran.jpg)