10 Fakta Kasus Bullying SMPN 3 Doko Blitar: Sama-sama Kelas 7 dan Tetanggaan
12 siswa SMP 3 Doko Blutar terlibat, terdiri atas satu korban, tiga pelaku utama, dan lainnya sebagai saksi atau berada di lokasi kejadian.
Penulis: Puspita Dewi | Editor: galih permadi
10 Fakta Kasus Bullying SMPN 3 Doko Blitar: Sama-sama Kelas 7 dan Tetanggaan
TRIBUNJATENG.COM – Kasus dugaan perundungan (bullying) di lingkungan SMP 3 Doko, Kabupaten Blitar viral setelah video kejadian beredar luas. Pihak sekolah hingga Dinas Pendidikan Kabupaten Blitar langsung mengambil tindakan. Berikut ini 10 fakta penting terkait kasus tersebut:
1. Terjadi Saat Kegiatan Kerja Bakti Sore Hari
Insiden terjadi pada Jumat sore, 18 Juli 2025, saat siswa kelas 7 sedang mengikuti kegiatan kerja bakti di area sekolah.
2. Semua Pelaku dan Korban Masih Kelas 7
Kepala Dinas Pendidikan (Dispendik) Kabupaten Blitar, Adi Andaka, menyebut semua pihak yang terlibat, baik korban maupun pelaku, adalah siswa kelas 7 dan satu kelas yang sama.
"Benar, kejadian pada Jumat (18/7) kemarin saat anak-anak kerja bakti di sekolah tersebut. Semua masih kelas 7, baik terduga pelaku dan korban masih satu kelas tapi masih kami dalami," ujar Adi.
3. Berawal dari Olok-Olok saat Istirahat
Pemicunya adalah saling mengejek atau olok-olok antar siswa saat sedang istirahat dari kegiatan kerja bakti, yang kemudian berkembang menjadi percekcokan fisik.
"Awalnya dari olok-olokan, akhirnya terjadilah seperti yang viral itu," tambah Adi.
4. Kepala Sekolah Langsung Lapor ke Dinas
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/10-Fakta-Kasus-Bullying-SMPN-3-Doko-Blitar-Sama-sama-Kelas-7-dan-Tetanggaan.jpg)