Kamis, 21 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

GEMPA BUMI

Gempa Bumi 6 Kali Dalam 4 Jam, Senin 21 Juli 2025 Cek Jarak dan Wilayah Dari Rilis BMKG

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melaporkan terjadi gempa bumi sebanyak 6 kali dibeberapa wilayah Indonesia

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Andra Prabasari | Editor: galih permadi
tribunkaltara
GEMPA BUMI - Terjadi gempa bumi di sejumlah wilayah Indonesia pada Senin pagi (21/7/2025). Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melaporkan terjadi gempa bumi sebanyak 6 kali dibeberapa wilayah Indonesia dengan magnitude berbeda-beda. 

Gempa Mag:2.7, 21-Jul-2025 09:15:47WIB, Lok:9.65LS, 119.36BT (3 km BaratDaya WAIKABUBAK-NTT), Kedlmn:57 Km

Pukul 09:15:47WIB, sebuah gempa dengan magnitude 2.7 melanda Indonesia.

Episenter gempa ini terletak di koordinat geografis 9.65 Lintang Selatan (LS) dan 119.36 Bujur Timur (BT).

Lokasi itu sekitar 3 km BaratDaya WAIKABUBAK-NTT. Gempa ini memiliki kedalaman sekitar 57 kilometer.

Informasi ini disampaikan oleh Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika.

Sama seperti gempa sebelumnya, informasi ini disampaikan oleh BMKG dengan peringatan bahwa hasil pengolahan data masih bisa mengalami perubahan seiring dengan kelengkapan data yang lebih lanjut.

Hingga saat ini, belum ada laporan mengenai kerusakan atau dampak lebih lanjut akibat gempa ini.

Apa itu Rincian Skala MMI?


Skala MMI (Modified Mercalli Intensity), Skala Mercalli adalah satuan untuk mengukur kekuatan gempa bumi. Satuan ini diciptakan oleh seorang vulkanologis dari Italia yang bernama Giuseppe Mercalli pada tahun 1902.

Skala Mercalli terbagi menjadi 12 pecahan berdasarkan informasi dari orang-orang yang selamat dari gempa tersebut dan juga dengan melihat serta membandingkan tingkat kerusakan akibat gempa bumi tersebut.

Oleh itu skala Mercalli adalah sangat subjektif dan kurang tepat dibanding dengan perhitungan magnitudo gempa yang lain.

Oleh karena itu, saat ini penggunaan Skala Richter lebih luas digunakan untuk untuk mengukur kekuatan gempa bumi. 

Tetapi skala Mercalli yang dimodifikasi, pada tahun 1931 oleh ahli seismologi Harry Wood dan Frank Neumann masih sering digunakan terutama apabila tidak terdapat peralatan seismometer yang dapat mengukur kekuatan gempa bumi di tempat kejadian.

Skala MMI Gempa

I MMI

Getaran gempa tidak dapat dirasakan kecuali dalam keadaan luarbiasa oleh beberapa orang.

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 3/4
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved