Breaking News
Selasa, 19 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Grobogan

Berikut Kata Dinas Pendidikan Grobogan Menyoal Nasib SDN Kecil Karangasem

Disdik Grobogan klarifikasi terkait keberadaan SD Negeri Kecil Karangasem, Kecamatan Wirosari yang dinilai tak tersentuh perhatian pemerintah.

Tayang: | Diperbarui:
Editor: deni setiawan
PEMKAB GROBOGAN
PENJELASAN DISDIK - Kepala Disdik Kabupaten Grobogan, Purnyomo. Disdik menyebut tidak akan tebang pilih dalam menindaklanjuti kesulitan satuan pendidikan di wilayahnya, termasuk SD Negeri Kecil Karangasem yang dianggap kurang diperhatikan. 

TRIBUNJATENG.COM, GROBOGAN - Disdik Kabupaten Grobogan angkat bicara menyoal keberadaan Sekolah Dasar Negeri (SDN) Kecil Karangasem, Kecamatan Wirosari yang dinilai tak tersentuh perhatian pemerintah.

Kondisi memprihatinkan sekolah tersebut mencuat seusai viral di media sosial baru-baru ini.

Kepala Disdik Kabupaten Grobogan, Purnyomo mengatakan, sebenarnya SD Negeri Kecil Karangasem sudah menjadi atensi pihaknya dan telah dianggarkan dana senilai Rp600 juta.

Dana itu untuk rehabilitasi di tahun anggaran 2026. 

Baca juga: Grobogan Peringkat 17 Kabupaten Paling Maju di Jawa Tengah Versi BRIN, Ungguli Boyolali

Baca juga: Jalan Brigjen Sudiarto Semarang-Grobogan Akan Diperbaiki Hingga Desember 2025

Hanya saja, realisasinya berproses menyusul banyak sekolah rusak lainnya yang terhitung lebih mendesak untuk diperbaiki.

"Setelah kami evaluasi, belum pernah SD Negeri Kecil Karangasem mengajukan permohonan rehabilitasi ke dinas."

"Sekolah hanya melakukan pengisian dapodik."

"Itu pun belum tentu menjadi prioritas pusat karena ada standarnya."

"Bila dibanding sekolah kecil lainnya, mungkin terlambat kami tangani."

"Dan sebelum viral, kami sebenarnya telah berupaya menganggarkan," kata Purnyomo, Rabu (23/7/2025).

Disdik Kabupaten Grobogan menegaskan, tidak akan tebang pilih dalam menindaklanjuti kesulitan satuan pendidikan di wilayahnya, termasuk SD Negeri Kecil Karangasem.

"Akan kami evaluasi setelah ini."

"Agar nantinya SD ini eksistensinya sama seperti tiga SD Negeri Kecil lainnya yang telah dibangun layak."

"Ini karena SD lainnya intens komunikasi sehingga mendapatkan atensi dari daerah dan pusat," ungkap Purnyomo.

Purnyomo pun berharap ada regulasi khusus yang memprioritaskan pencairan Bantuan Operasional Satuan Pendidikan (BOSP) terhadap sekolah yang memiliki siswa minim.

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 1/3
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved