kominfo kota pekalongan
Aaf : Wali Kota Cup Bukan Sekadar Turnamen, Tapi Investasi Masa Depan
Pemerintah Kota Pekalongan kembali menunjukkan komitmennya membina generasi muda di GOR Jetayu, Jumat (25/7/2025).
Penulis: Indra Dwi Purnomo | Editor: raka f pujangga
TRIBUNJATENG.COM, PEKALONGAN - Pemerintah Kota Pekalongan kembali menunjukkan komitmennya dalam membina generasi muda lewat penyelenggaraan Wali Kota Cup Pelajar 2025, yang secara resmi dibuka oleh Wali Kota Pekalongan, Achmad Afzan Arslan Djunaid, di GOR Jetayu.
Kegiatan ini diikuti oleh 198 pelajar dari tingkat SD hingga SMA dan mempertandingkan empat cabang olahraga.
Wali Kota yang akrab disapa Aaf itu menegaskan, bahwa Wali Kota Cup bukan sekadar ajang kompetisi, melainkan juga bentuk investasi jangka panjang dalam pembangunan karakter dan masa depan generasi muda Kota Pekalongan.
Baca juga: Banyumas Peringkat 7 Daerah Paling Maju di Jawa Tengah Versi BRIN, Ungguli Semarang dan Pekalongan
"Turnamen ini bukan hanya soal menang atau kalah. Ini adalah bagian dari pembinaan, wadah untuk menanamkan sportivitas, disiplin, kerja sama tim, serta menjauhkan para pelajar dari hal-hal negatif seperti kenakalan remaja," ujar Aaf saat rilis yang diterima Tribunjateng.com, Jumat (25/7/2025).
Aaf menilai, anak-anak muda harus difasilitasi dengan ruang-ruang kegiatan positif agar potensi mereka bisa berkembang secara maksimal.
Turnamen ini pun, menjadi langkah nyata untuk menciptakan lingkungan yang produktif, sehat, dan berdaya saing.
"Kemenangan penting, tapi proses jauh lebih berharga. Sikap pantang menyerah, menghargai lawan, dan menjunjung tinggi sportivitas adalah nilai-nilai yang harus dibawa ke kehidupan sehari-hari," tambahnya.
Ajang tahunan ini memperlombakan empat cabang olahraga, yaitu futsal, bola voli, bola basket, dan sepak takraw.
Kepala Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Pemuda, dan Olahraga (Dinparbudpora) Kota Pekalongan, Sabaryo Pramono, menuturkan bahwa Wali Kota Cup bukan sekadar selebrasi olahraga, melainkan bagian dari strategi pembinaan atlet sejak usia dini.
"Kita ingin menjaring bibit-bibit atlet yang bisa bersinar di level lebih tinggi. Penghargaan yang diterima para juara, juga bisa menjadi bekal akademik maupun karier di masa depan," jelasnya.
Baca juga: 2 Modus Sindikat Tegal dan Pekalongan Penipuan Fake Retur Viral, Rugikan Ekspedisi dan Seller
Sabaryo menambahkan, bahwa penyelenggaraan turnamen ini tidak lepas dari sinergi berbagai pihak, termasuk KONI Kota Pekalongan, KORMI, serta Kementerian Agama.
"Semakin banyak pihak yang terlibat, maka semakin kuat pula dukungan pembinaan terhadap pelajar kita."
"Ini adalah bentuk nyata kolaborasi lintas sektor, untuk mencetak generasi muda yang sehat, berkarakter, dan siap bersaing," pungkasnya. (Dro)
| Bappenas Kaji Opsi Bendung Gerak dan Kolam Retensi untuk Bremi-Meduri Pekalongan |
|
|---|
| Jalan Rusak Belum Beres, Pemkot Pekalongan Gaspol Bangun Kantor Baru |
|
|---|
| Joko Purnomo: Kepedulian Gereja Santo Petrus Jadi Semangat bagi Petugas Kebersihan |
|
|---|
| Pelat Jembatan Setono Pekalongan Ambles, DPUPR Lakukan Perbaikan Cepat |
|
|---|
| Cegah Campak, Dinkes Kota Pekalongan Ajak Orang Tua Lengkapi Imunisasi MR Anak |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/20250725_Wali-Kota-Pekalongan-Achmad-Afzan-Arslan-Djunaid-main-bola-voli_1.jpg)