Sabtu, 9 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Viral

Rekor Gagal, Vali Alami Retak Tengkorak Usai Lompat dari Air Terjun 42,5 Meter

Vali Graham (21), harus menjalani dua operasi besar setelah aksi nekatnya melompat dari puncak Air Terjun Minnehaha, setinggi 42,5 meter di Blue Mount

Tayang:
Penulis: Puspita Dewi | Editor: galih permadi
ISTIMEWA
Rekor Gagal, Vali Alami Retak Tengkorak Usai Lompat dari Air Terjun 42,5 Meter 


Ingin Pacu Adrenalin, Vali Alami Retak Tengkorak Usai Lompat dari Air Terjun 42,5 Meter


TRIBUNJATENG.COM – Seorang pecandu adrenalin asal Australia, Vali Graham (21), harus menjalani dua operasi besar setelah aksi nekatnya melompat dari puncak Air Terjun Minnehaha, setinggi 42,5 meter di Blue Mountains, New South Wales (NSW), pada 11 Juni lalu.


Aksi berbahaya yang disebut sebagai ‘death diving’ itu bahkan nyaris memecahkan rekor dunia. Namun sayangnya, pendaratan Vali Graham justru berakhir tragis.

 


Lompat dari Tebing, Mendarat dalam Posisi Aneh


Dalam rekaman video yang viral di media sosial, Graham tampak berdiri di tepian batu puncak air terjun. Ia bersiap, lalu melompat sambil melakukan gerakan akrobatik berputar di udara.


Namun, saat menyentuh permukaan air, ia mendarat dalam posisi ‘tombak’ yang tidak sempurna, menyebabkan benturan hebat pada tubuhnya.

 


Tulang Retak, Gegar Otak, dan Gendang Telinga Pecah


Benturan keras itu membuatnya kehilangan kesadaran sesaat. Akibatnya, Graham mengalami retak pada tengkorak dan tulang punggung, gegar otak, serta gendang telinga pecah.


Meski terluka parah, secara luar biasa Graham masih sempat sadar di dalam air. Dengan bantuan tim pengamat di dasar air terjun, ia berhasil berenang menuju tepian dan menarik dirinya ke daratan.

 


Operasi Darurat dan Proses Rehabilitasi Panjang


Warga Newcastle, NSW ini langsung dilarikan ke rumah sakit dan menjalani operasi darurat. Ia juga harus melewati proses rehabilitasi selama berminggu-minggu akibat cedera yang dideritanya.


Dalam unggahan terbarunya pasca-insiden, Graham menyampaikan bahwa ia bersyukur masih hidup. "Penderitaan ini adalah anugerah Tuhan," tulisnya kepada para pengikutnya.

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved