Sabtu, 2 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Jateng

Taj Yasin Meminta Agar Para Santri Serius Ikuti Pelatihan Sinematografi

Para santri dari berbagai pesantren ikuti pelatihan Sinematografi di Masjid Agung Jawa Tengah (MAJT), Senin (28/7/2025)

Tayang:
TRIBUNJATENG/HUMAS PEMPROV JATENG
PELATIHAN-Para santri ikuti pelatihan Sinematografi di Masjid Agung Jawa Tengah (MAJT), Senin (28/7/2025). Pelatihan itu ditinjau langsung Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin. 

TRIBUNJATENG.COM,SEMARANG -- Para santri dari berbagai pesantren ikuti pelatihan Sinematografi di Masjid Agung Jawa Tengah (MAJT), Senin (28/7/2025). Pelatihan itu ditinjau langsung Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin.

Pada kegiatan itu, Taj Yasin meminta para santri  serius mengikuti pelatihan. Dirinya berharap pelatihan itu menghasilkan   konten kreator dakwah yang mendidik melalui video sinema.

"Harapannya  bisa menghasilkan konten dakwah yang baik dan mendidik, sekaligus menarik," ujarnya Senin (28/7/2025).

Menurutnya pada era sekarang  perkembangan pesantren sangat pesat dengan ragam coraknya. Namun belum banyak santri yang memproduksi visualisasi mengenai pondok pesantrennya.

Oleh karena itu, kegiatan pelatihan sinematografi ini harus  dimanfaatkan para santri. Harapannya agar para santri mengikuti pelatihan dasar memperoleh kesempatan mengikuti pelatihan lanjutan tahap 2 dan tahap 3 hingga mendapat sertifikasi, 

"Melalui kegiatan ini ada kesempatan untuk memperoleh sertifikasi keahlian, yang tentunya akan juga berperan dalam peningkatan kesejahteraan dan upaya pengentasan kemiskinan," tuturnya.

Ketua Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jateng,  Abdul Ghaffar Rozin mengatakan, minat para santri sangat besar terhadap pelatihan tersebut.

Terbukti, pertama pendaftaran, slot sebesar 100 peserta langsung terisi. 

"Sudah saatnya para santri mengisi ruang kosong digital melalui fragmen menarik dari dunia pondok pesantren," katanya. 

Ketua Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Jawa Tengah,  Ahmad Darodji mengatakan, pelatihan sinematografi akan berisi materi tentang kameraman, sutradara dan musik. Harapannya, pelatihan sinematografi menjadi upaya pembangunan sumber daya manusia dari kalangan pesantren. 

Sementara itu, Fauzi  peserta dari Pondok Pesantren  Girikusumo Mranggen Demak, merasa,  senang mengikuti pelatihan tersebut. Dia dapat  meningkatkan kapasitasnya dalam bidang media. 

"Melalui pelatihan ini kami akan dapat meningkatkan kapasitas dan mengangkat citra pondok pesantren di mata masyarakat," katanya. 

Ia bersama teman lainnya sangat siap untuk mengikuti pelatihan dengan serius. Dia berharap dapat mengikuti pelatihan dasar tersebut dan juga berkesempatan mengikuti tahapan lanjutan.

"Tujuan agar dapat bersaing dengan komunitas lain di luar pondok pesantren," tuturnya.(rtp)

Baca juga: Pemkab Kudus Lelang Barang Bekas, Laku Rp 312 Juta

Baca juga: Pemprov Jateng Kembali Gelar Pasar Rakyat dan Budaya, Libatkan Ratusan Seniman

Baca juga: Cetak Generasi Produktif, Dinperinaker Kota Pekalongan Gelar Pelatihan 10 Kejuruan

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved