Berita Semarang
Konsumsi Rumah Tangga di Semarang Melambat Meski Mal Tetap Ramai
BPS mencatat konsumsi rumah tangga di Semarang tumbuh melambat pada awal 2025, dipengaruhi faktor global dan daya beli masyarakat.
Penulis: Eka Yulianti Fajlin | Editor: Catur waskito Edy
TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Konsumsi rumah tangga sebagai salah satu penggerak utama perekonomian menunjukkan tren perlambatan.
Meski pusat-pusat perbelanjaan di Semarang ramai dikunjungi, data Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Semarang mencatat pertumbuhan konsumsi rumah tangga tidak sekuat tahun lalu.
Berdasarkan data Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) triwulanan, konsumsi rumah tangga pada triwulan I 2025 tumbuh sebesar 4,16 persen.
Angka ini lebih rendah dibanding periode yang sama pada 2024 yang mencapai 6,67 persen.
Sementara, penurunan sektor perdagangan mulai terlihat pada tahun lalu. Pada 2024, sektor perdagangan tumbuh 4,13 persen.
Angka itu lebih rendah dibandingkan pertumbuhan pada 2023 yang mencapai 4,91 persen.
“Artinya, konsumsi rumah tangga tetap tumbuh, tetapi lajunya melambat,” terang Kepala BPS Kota Semarang, Rudy Cahyono, Selasa (27/7/2025).
Dia menilai, fenomena menurunnya konsumsi rumah tangga ini tidak terlepas dari faktor domestik maupun global.
Diantaranya, dampak kebijakan tarif impor yang diberlakukan Amerika Serikat, yang membuat beberapa pembeli bersikap wait and see. Hal ini kemudian berimbas pada pelaku industri di dalam negeri.
Fenomena rombongan jarang beli (rojali) maupun rombongan hanya nanya (rohana) ini pun dimungkinkan karena masyarakat masih wait and see terhadap kondisi perekonomian.
"Ketika pabrik terdampak, tentu pekerjanya juga ikut terdampak. Ini informasi yang kami peroleh dari beberapa perusahaan.
Walaupun dari sisi statistik kami belum sampai pada analisis mendalam hingga ke tingkat mikro," terangnya. (eyf)
Baca juga: Gubernur Luthfi Jadi Sales Tawarkan Investasi di Jateng Pada Ajang CJIBF
Baca juga: TPS Ilegal dan Penumpukan Sampah Jadi Sorotan, Pemkot Semarang Turun Tangan
Baca juga: Daftar Susunan Pemain PSIS Semarang Lakoni Laga Uji Coba Kontra PSIM
| KPK Serukan “Hijrah Antikorupsi” di Semarang, 512 ASN Teken Pakta Integritas |
|
|---|
| Memutus Lemahnya Rantai Pemasaran, Spartavbud Jadi Jembatan Digital Bagi Seniman Semarang |
|
|---|
| Viral Foto ODGJ Duduk di Tengah Jalan Yos Sudarso Semarang, Nyaris Tertabrak Truk |
|
|---|
| Sidang Kredit Sritex, Ahli Hukum: Seret Bankir ke Kasus Korupsi Akibat Kredit Macet Bentuk Kezaliman |
|
|---|
| Kecelakaan Truk di Silayur Semarang Terus Berulang, Dewan Desak Evaluasi Aturan Operasional |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/20250729-dp-mal.jpg)