Minggu, 12 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

PSIS

Dinilai Terlalu Defensif, Pelatih PSIS Semarang: Ini Soal Pembelajaran

Meski harus mengakui keunggulan PSIM Yogyakarta dalam laga uji coba, PSIS Semarang menunjukkan

Penulis: hermawan Endra | Editor: muh radlis
IST
PSIS KALAH - PSIS menjalani laga ujicoba melawan PSIM di stadion Mandala Krida, Yogyakarta, Selasa (29/7). 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG – Meski harus mengakui keunggulan PSIM Yogyakarta dalam laga uji coba, PSIS Semarang menunjukkan pendekatan taktik bertahan yang dinilai efektif sebagai bagian dari adaptasi sistem permainan baru.

Menanggapi pertanyaan soal gaya bermain PSIS yang dinilai lebih bertahan, pelatih Kahudi Wahyu menjelaskan bahwa itu adalah bagian dari pembelajaran taktis.

“Kami ajarkan pemain bagaimana kondisi tanpa bola.

Kalau bisa mendesain pertahanan yang baik, maka transisi menyerangnya akan lebih bagus,” ucapnya, Rabu (30/7). 

Ia menegaskan bahwa tidak ada masalah dengan pendekatan bertahan, karena tujuannya adalah mengasah pemahaman pemain terhadap tiga momen penting dalam sepak bola: menyerang, bertahan, dan transisi.

“Ini bukan soal defensif, tapi soal pembelajaran dan kedisiplinan sistem,” tambah Kahudi.

PSIS diketahui sedang membangun tim dengan kedalaman skuad yang merata agar siap menghadapi sistem kompetisi panjang.

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved