Jumat, 10 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Semarang

PHK Rambah Dunia Kesehatan, Disnaker Kota Semarang: Hampir 200 Orang

Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) tidak hanya menghantui sektor perhotelan di Kota Semarang, tetapi juga mulai merambah

Penulis: Idayatul Rohmah | Editor: muh radlis
TRIBUNJATENG/Idayatul Rohmah
PHK RUMAH SAKIT - Kadisnaker Kota Semarang, Sutrisno saat ditemui Tribun Jateng di kantornya, belum lama ini. Tribun Jateng/Idayatul Rohmah 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) tidak hanya menghantui sektor perhotelan di Kota Semarang, tetapi juga mulai merambah dunia kesehatan.


Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Semarang mencatat, lebih dari 100 tenaga kerja di rumah sakit di Semarang dilaporkan terdampak PHK dalam setahun terakhir.


Angka itu mengiringi industri perhotelan, di mana secara total hampir mencapai 200 tenaga kerja terdampak PHK.


"Ada 100 sampai 200 ya, (PHK) untuk rumah dan hotel," kata Kepala Disnaker Kota Semarang, Sutrisno dihubungi Tribun Jateng, Rabu (30/7/2025).


Sutrisno menyebut, proses PHK di sektor kesehatan tersebut berlangsung secara bertahap dan telah melalui mediasi.


"Terselesaikan ya antara 2 - 3 bulan kemarin.


Yang jelas PHK di Semarang kondusif," katanya.


PHK di sektor rumah sakit ini disebut sebagai dampak dari efisiensi internal. Sutrisno menyebutkan, beberapa rumah sakit melakukan perampingan tenaga kerja karena keterbatasan finansial.


Selain itu, masa kontrak yang berakhir dan tidak diperpanjang menjadi alasan lain.


"Beberapa (rumah sakit) hanya (PHK) satu, dua - satu dua (karyawan). Ini yang banyak ya ada sebagian yang antara 50-an (karyawan). Itu hanya satu.


Itu kan efisiensi karena rumah sakitnya berbenah. Tapi lainnya juga dan dengan rumah sakit, kita bilang nanti yang usianya masih labil kemudian pasiennya banyak, ya direkrut kembali," jelasnya.


Di sisi lain, lanjut Sutrisno, untuk mendampingi pekerja terdampak PHK di Semarang, pemerintah, serikat pekerja, dan pihak perusahaan saling bersinergi agar proses PHK tetap berjalan kondusif.


Menurutnya, pihaknya juga rutin membuka akses informasi lowongan kerja sebagai upaya mendukung pekerja yang terkena PHK.


“Kami memang tidak mencarikan kerja, tapi menyediakan informasi dan fasilitasi rekrutmen. Setiap Rabu dan Kamis ada proses seleksi di kantor Disnaker lantai 2. Informasinya juga bisa diakses lewat web,” imbuhnya. (idy)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved