Tsunami Jepang dan Rusia
Ramalan Ryo Tatsuki Nyata? Jepang dan Rusia Diterjang Tsunami Besar Hari Ini, Indonesia Waspada!
Ramalan Ryo Tatsuki kembali viral setelah mimpinya menjadi kenyataan Jepang diterjang tsunami setinggi 4 meter
TRIBUNJATENG.COM - Ramalan Ryo Tatsuki kembali viral setelah mimpinya menjadi kenyataan Jepang diterjang tsunami setinggi 4 meter, Rabu 30 Juli 2025.
Ramalan Ryo Tatsuki ditulis dalam komik manga berjudul Watashi ga Mita Mirai/ The Future I Saw (Masa Depan yang Kulihat).
Pada edisi terbaru bukunya yang terbit 2021, Tatsuki menyebutkan bahwa bencana yang “sebenarnya” akan terjadi pada Juli 2025, melibatkan gempa besar dan tsunami.
Baca juga: Update Perjalanan Gelombang Tsunami Rusia, BMKG: Indonesia Waspada
Baca juga: Tsunami Rusia dan Jepang, Tinggi Gelombang 4 Meter, di Indonesia Warga Gorontalo Mulai Mengungsi
Cetakan ulang tahun 2021 menyertakan visi baru yang ditetapkan pada tanggal 5 Juli 2025, yang menggambarkan retakan bawah laut di Samudra Pasifik yang menyebabkan tsunami besar.
Menurut komik manga tersebut, bencana ini akan menghancurkan wilayah barat daya Jepang, jauh melebihi skala bencana tahun 2011.
Dikutip dari berbagai sumber, Ryo Tatsuki dikenal luas sejak menerbitkan buku The Future I Saw pada 1999.
Pada edisi terbaru bukunya yang terbit 2021, Tatsuki menyebutkan bahwa bencana yang “sebenarnya” akan terjadi pada Juli 2025, melibatkan gempa besar dan tsunami.
Prediksi tersebut kini memicu ketakutan massal menjelang tanggal yang disebutkan.
Tatsuki mengatakan ia bermimpi tentang bencana yang lebih besar lagi, tsunami besar yang dapat meluluhlantakan Jepang dan sekitarnya.
Laut di selatan Jepang seolah "mendidih" dengan gelembung-gelembung besar, yang ia yakini dapat menjadi tanda letusan gunung berapi bawah laut.
Ia berpikir hal ini dapat menyebabkan tsunami tiga kali lebih besar daripada yang terjadi pada 2011 silam.
Bahkan tak hanya Jepang, negara-negara seperti Filipina, Taiwan, Indonesia dapat terkena dampaknya.
Dalam mimpinya, ia melihat pusat bencana di daerah berbentuk berlian yang menghubungkan Jepang, Taiwan, Indonesia, dan Kepulauan Mariana Utara.
Ia juga melihat dua bentuk seperti naga yang menuju ke daerah-daerah tersebut dan kemudian melihat bentuk serupa pada peta bawah laut di dekat Hawaii di Amerika Serikat (AS).
Dalam buku tersebut, ia disebut-sebut pernah memprediksi gempa dahsyat yang terjadi pada Maret 2011, yang menimbulkan tsunami mematikan dan krisis nuklir di Fukushima.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/jepang-dilanda-gempa-bumi-besar-dan-tsunami-2011_20160913_092121.jpg)