Berita Kriminal
Di Sinilah Tempat Hariz Sembunyi Setelah Bunuh ODGJ di Kendal, Kabur Sejauh 46 Kilometer
Polisi berhasil menangkap Muhammad Hariz, pelaku penusukan yang menyebabkan seorang pria dengan gangguan jiwa
Penulis: Lyz | Editor: muh radlis
TRIBUNJATENG.COM, KENDAL - Polisi berhasil menangkap Muhammad Hariz, pelaku penusukan yang menyebabkan seorang pria dengan gangguan jiwa (ODGJ) tewas bersimbah darah di Weleri, Kabupaten Kendal.
Hariz dibekuk aparat saat bersembunyi di rumah pamannya yang berada di kawasan Kampung Pelangi, Kelurahan Wonosari, Kecamatan Semarang Selatan, Kota Semarang.
Peristiwa tragis itu terjadi pada Senin (28/7/2025), ketika korban yang belum diketahui identitasnya ditemukan tergeletak tak bernyawa di tepi Jalan Raya Penaruban, Kecamatan Weleri.
Jarak antara TKP pembunuhan dan lokasi Hariz bersembunyi sekira 46 kilometer berdasarkan aplikasi Maps Google.
Korban yang diketahui berambut gondrong itu menderita sejumlah luka tusuk di bagian punggung, dada, dan perut akibat serangan brutal menggunakan pisau.
Usai kejadian, jajaran Polsek Weleri bersama tim dari Polres Kendal langsung bergerak cepat memburu pelaku.
Informasi awal mengarah pada tempat biliar di Desa Penaruban, lokasi yang diduga menjadi tempat Hariz bekerja.
Namun saat penggerebekan dilakukan di lokasi tersebut, polisi tidak menemukan keberadaan pelaku.
Lokasi biliar juga kosong.
Polisi kemudian mendatangi rumah orang tua pelaku. Informasi dari keluarga, pelaku sudah lama tidak pernah pulang ke rumah.
"Benar, kami sudah mengamankan terduga pelaku kemarin," kata Kasat Reskrim Polres Kendal, AKP Rizky Ari Budianto, Kamis (31/7/2025).
Rizky menerangkan, pelaku tak melakukan perlawanan saat diringkus dan langsung dibawa ke Polres Kendal untuk dilakukan penyelidikan lebih lanjut.
Polisi juga masih terus mengorek motif pelaku yang secara brutal menusuk korban yang diduga ODGJ hingga tewas.
"Pelaku sudah diamankan di Polres Kendal dan masih dalam proses penyelidikan lebih lanjut, termasuk motif dari pelaku," sambungnya.
Kronologi
| Detik-detik Eko Pedagang Tempe Disiram Air Keras: Bapak Dihentikan Orang Tak Dikenal |
|
|---|
| Polisi Kantongi Satu Nama Pelaku Penusukan Pedagang Es Degan di Mayong Jepara |
|
|---|
| Tak Jadi Dibekukan, Ponpes Al Anwar Jepara Cuma Dilarang Terima Santri Baru Buntut Kasus Pencabulan |
|
|---|
| Tampang 4 Orang Ngaku Penyidik, Wartawan dan Pengacara Intimidasi Keluarga Korban Pencabulan Brebes |
|
|---|
| Besi Ulir Sepanjang 37 Cm Jadi Bukti Sugeng Warga Kebumen Bunuh Istri dan Mertuanya: Cemburu Buta |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/20250731_penusukan-kendal.jpg)