Jumat, 24 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Blora

Penyebab Lahan eks Pasar Induk Blora Masih Mangkrak, Sekda: Belum Ada Investor yang Serius

Lahan bekas Pasar Induk Blora di sebelah selatan Alun-alun Blora masih mangkrak, menanti kejelasan nasib yang tak kunjung tiba.

|
Penulis: M Iqbal Shukri | Editor: deni setiawan
TRIBUN JATENG/M IQBAL SHUKRI
MANGKRAK - Pengendara motor melintas di depan lahan eks Pasar Induk Blora, Kamis (31/7/2025). Lahan tersebut hingga saat ini masih mangkrak, banyak ditumbuhi rumput liar. 

TRIBUNJATENG.COM, BLORA - Di tengah hiruk pikuk aktivitas kota, ada lahan kosong yang seperti dilupakan waktu. 

Tepatnya di sebelah selatan Alun-alun Blora.

Lahan bekas Pasar Induk Blora itu masih mangkrak, menanti kejelasan nasib yang tak kunjung tiba.

Baca juga: Komunikasi Menggunakan Bahasa Jawa Bakal Dipertegas di Lingkungan Pemkab Blora

Baca juga: Cuma 50 Persen Lulusan SMA di Blora Lanjut Kuliah, Bupati Arief Gandeng Puluhan Perguruan Tinggi

Bangunan pasar yang dulu menjadi pusat ekonomi rakyat itu telah lama diratakan pada 2019.

Kini, yang tersisa hanyalah tanah lapang luas yang ditumbuhi rumput liar. 

Sementara Pasar Induk Blora dipindah di kawasan Gabus, Kelurahan Mlangsen, Kecamatan Blora.

Januari 2025, Pemkab Blora telah menawarkan lahan eks Pasar Induk Blora itu ke pihak ketiga atau investor agar bisa dimanfaatkan.

Namun sampai ini belum ada informasi kepastian terkait adanya investor yang akan mengelola lahan tersebut.

Sekda Kabupaten Blora, Komang Gede Irawadi mengatakan, Pemkab Blora tidak ingin gegabah dalam mengambil keputusan.

"Kami tidak mau gegabah."

"Kami sedang kerja sama dengan konsultan dari Lembaga Manajemen Aset Negara (LMAN), dari Kemenkeu untuk membuat indikator."

"Indikator kegunaan dari pemanfaatan lahan, pemilihan pihak ketiga sedang kami kaji sehingga bisa mendapatkan investor yang valid," jelasnya, Kamis (31/7/2025).

Lebih lanjut, menurutnya, indikator itu perlu dibuat untuk memastikan bahwa investor yang benar-benar berminat, bukan sekadar tertarik.

"Jadi valid itu memiliki dana, tidak hanya ngomong-ngomong."

"Pemenangnya juga memenuhi kriteria-kriteria yang dipersyaratkan," jelasnya.

Baca juga: 11 Dapur SPPG Sudah Beroperasi di Blora, Ditargetkan 50 Unit Beroperasi Tahun Ini

Baca juga: 110 Lulusan SPPI Asal Blora Kini Magang di Dapur SPPG Sambil Tunggu Surat Tugas dari BGN

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved