Berita Semarang
Jarang Disorot Kamera! Beginilah Proses Overhaul Turbin Raksasa PLTGU Tambak Lorok
Di kawasan pesisir Tambak Lorok, Kota Semarang, deru mesin dan aroma logam panas berpadu dengan debur ombak yang tak jauh dari lokasi pembangkit.
Penulis: budi susanto | Editor: Catur waskito Edy
TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG – Di kawasan pesisir Tambak Lorok, Kota Semarang, deru mesin dan aroma logam panas berpadu dengan debur ombak yang tak jauh dari lokasi pembangkit.
Di balik pagar tinggi dan helm keselamatan yang dikenakan puluhan teknisi, sedang berlangsung pekerjaan sunyi namun vital yaitu overhaul unit turbin gas GTG 1.1 PLTGU Tambak Lorok.
Proses overhaul ini bukan sekadar pembongkaran mesin. Ini adalah ritual teknis yang dilakukan secara periodik, penuh ketelitian dan risiko tinggi.
Tujuannya untuk memastikan listrik bagi warga Jawa Tengah tetap mengalir tanpa gangguan.
"Ini adalah pekerjaan pemeliharaan skala besar yang harus dilakukan secara menyeluruh," terang Sugeng Purwanto, Manager Pemeliharaan PT PLN Indonesia Power UBP Semarang, Jumat (1/8/2025).
Ia menerangkan Khusus untuk GTG 1.1, timnya menjalankan High Grade Preventive Inspection (HGPI) Plus, yang dimulai sejak 13 Juli dan direncanakan selesai pada 31 Agustus 2025.
Dalam dunia pembangkitan listrik, turbin gas adalah jantung sistem. Dan untuk GTG 1.1, proses overhaul dimulai dari penghentian unit (shutdown), kemudian berlanjut ke pembongkaran komponen utama.
Beberapa part juga harus dibongkar dalam proses tersebut, seperti turbine rotor, compressor rotor, combustion system (sistem pembakaran), accessories gear (gear pendukung) hingga sistem kontrol yang di-retrofit (diganti ke sistem kontrol baru yang lebih modern)
Setiap komponen dibongkar satu per satu menggunakan crane dan alat berat, kemudian dibersihkan, diukur ulang, dan diperiksa secara visual maupun menggunakan metode non-destructive testing (NDT). Jika ditemukan komponen aus atau retak, maka dilakukan penggantian.
Dalam proses tersebut, tim tidak bisa asal pasang ulang. Semua harus dicek toleransinya. Salah sedikit bisa berakibat fatal saat mesin berputar ribuan RPM.
Tak kurang dari 139 personil gabungan, dari teknisi internal PT PLN Indonesia Power hingga mitra kerja spesialis turbin gas, terlibat dalam proyek ini.
Mereka bekerja secara bergilir, siang dan malam, untuk mengejar target 50 hari kerja tanpa mengabaikan keselamatan kerja.
Bagi mereka, bekerja di dalam ruang turbin bukan hanya soal baut dan bearing. Tapi juga soal menjaga pasokan listrik rumah sakit, sekolah, pabrik, dan rumah-rumah warga Semarang agar tetap menyala.
Agar pasokan listrik tidak terganggu selama proses overhaul, unit Blok 2 dan Blok 3 PLTGU Tambak Lorok dioperasikan secara optimal. Koordinasi intensif juga dilakukan dengan PT PLN (Persero) untuk pengaturan beban sistem kelistrikan Jawa-Bali.
“Overhaul memang berat. Tapi pemeliharaan seperti ini adalah investasi penting untuk jangka panjang,” ungkap Sugeng Purwanto.
| Selain Trauma Psikis, Gadis Remaja Korban Pembakaran Paman di Semarang Sempat Salah Penanganan |
|
|---|
| Plot Twist Pria Bertato Korban Pembacokan, Ternyata Pelaku Perusakan Kandang Jangkrik di Semarang |
|
|---|
| Bukan Sekadar Investasi, TCG Semarang Jadi Ruang Mencari Kawan dan Berburu Koleksi Kartu Langka |
|
|---|
| Paman Penganiaya Keponakan di Semarang Masih Buron, Korban Alami Luka Bakar 30 Persen |
|
|---|
| Prakiraan Cuaca Semarang Hari Ini Senin 11 Mei 2026, Hujan Ringan di Sejumlah Titik |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/20250801-turbin-gas-GTG.jpg)