Jumat, 10 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Regional

Sosok Mustari Baso Eks Pasukan Elit TNI Dulu Buru PKI Sekarang Miris Hidup Terlunta-lunta

Di sebuah sudut sunyi Kampung Kunjung Mange, Desa Kaluku, Kecamatan Batang, Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan, hidup seorang

Penulis: Lyz | Editor: muh radlis
IST
PENSIUNAN TNI - Mustari Baso (tengah) eks pasukan elit TNI AD yang saat itu masih bernama RPKAD. Dok Tribun Timur 

TRIBUNJATENG.COM - Di sebuah sudut sunyi Kampung Kunjung Mange, Desa Kaluku, Kecamatan Batang, Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan, hidup seorang pria lanjut usia yang pernah mengabdi di kesatuan militer paling bergengsi di Indonesia.

Dialah Mustari Baso, purnawirawan TNI dengan pangkat terakhir Sersan Satu (Sertu).

Dulu, ia adalah anggota Resimen Para Komando Angkatan Darat (RPKAD), satuan elite yang kini dikenal dengan nama Komando Pasukan Khusus (Kopassus).

Namun kini, di usia 82 tahun, Mustari menjalani sisa hidupnya dalam kesunyian.

Ia tinggal di sebuah ruangan sempit berukuran 2x2 meter di belakang rumah milik keluarga H. Jalling, yang dengan sukarela memberikan tempat berlindung bagi sang veteran.

Tak ada lagi barak militer, suara komando, atau derap langkah pasukan.

Yang tersisa hanyalah desiran angin dan dentingan seng yang menjadi saksi bisu perjalanan hidup seorang mantan prajurit negara.

Ditemui Tribun-Timur.com, Sabtu (2/8/2025) sore, Mustari Baso masih mengingat dengan samar pengalaman hidupnya. 

 Dengan suara lirih dan terbata, ia mengenang masa tugasnya di era Presiden Soeharto.

“Saya pernah tugas ke Timor-Timor dua kali, saya juga pernah buru PKI,” ucap Mustari sambil tersenyum kecil. 

Mustari sering mengelu-elukan nama Prabowo dan Soeharto.

Dua tokoh yang melekat dalam ingatannya sebagai pemimpin.

Namun jauh dari kemegahan masa lalu, Mustari mengakui kehidupannya kini tak lagi sama. 

Ia ditinggalkan istri dan anak-anaknya.

“Iye, saya ditinggal sama anak-anak karena maklumlah, dia mau ikut mamanya atau ikut saya, kalau ikut saya, kasihan, saya masih bertugas," ujarnya.

Sumber: Tribun Timur
Halaman 1/4
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved