Rabu, 15 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Karaganyar

Petani Karanganyar, Teguh Terpaksa Tanam Benih Padi Kembali Usai Terkena Wereng

Petani Karanganyar kembali tanam padi usai serangan hama wereng. Dinas pertanian imbau penyemprotan hayati di musim pancaroba sebagai pencegahan.

Penulis: Agus Iswadi | Editor: Catur waskito Edy
agus iswadi
SERANGAN HAMA WERENG. Petani beraktivitas di persawahan wilayah Desa Suruh Kalang Kecamatan Jaten Kabupaten Karanganyar, Selasa (12/8/2025) sore.  

TRIBUNJATENG.COM, KARANGANYAR - Petani asal Kabupaten Karanganyar, Teguh (65) terpaksa menanam benih padi kembali lantaran terkena hama wereng.

Pantauan di persawahan wilayah Desa Suruh Kalang Kecamatan Jaten pada Selasa (12/8/2025) sore, laki-laki itu tengah sibuk mengurusi sawahnya.

Gagal tanam tidak menyurutkan semangat lansia itu untuk bertani.

Teguh menyampaikan, semua menanam benih padi pada dua bulan lalu. Akan tetapi tanamanya terserang wereng saat berusia 20 hari.

Dia terpaksa mengganti semua benih padi yang ditanamnya di lahan 3.000 meter persegi miliknya meskipun telah disemprot dengan pestisida.

"Diganti semua. Karena tidak layak terkena wereng coklat," katanya kepada Tribunjateng.com, Selasa sore.

Dia telah mengeluarkan biaya sekitar Rp 1,6 juta saat tanam pertama. Kini dia mengeluarkan uang kembali sekitar Rp 1,5 juta untuk benih hingga proses tanam setelah mengalami kegagalan karena terkena wereng. Teguh mengungkapkan, kini tanaman padinya dalam kondisi aman

"Ragat (mengeluarkan biaya) tidak masalah," terangnya.

Terpisah, Dinas Pertanian Pangan dan Perikanan (Dispertan PP) Karanganyar meminta para petani mewaspadai hama wereng batang coklat.

Kabid Tanaman Pangan dan Hortikultura Dispertan PP Karanganyar, Feriana Dwi Kurniwati mengatakan, petugas menemukan adanya bibit perkembangbiakan hama wereng di sejumlah wilayah.

Dinas telah melakukan pengamatan di sejumlah wilayah. Di sisi lain dinas juga masif melakukan sosialisasi kepada para petani.

Dia menuturkan, perkiraan cuaca menunjukan adanya perubahan musim dari hujan ke kemarau. Kondisi pancaroba ini, terangnya, sering menjadi waktu hama wereng coklat untuk berkembang biak.

"Ini kan selain tikus, kita harus waspada juga musim seperti ini, kaya pancaroba ini wereng batang coklat," ungkapnya.

Menurutnya, para petani bisa melakukan upaya pencegahan melalui penyemprotan pestisida secara berkala untuk mengantisipasi serangan hama wereng.

"Lah itu sering-sering disemprot kalau masih waspada itu pakainya yang hayati, jadi pestisidanya yang alami.

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved