Selasa, 14 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Angin Kencang

Angin Kencang Menerjang Kudus Selasa Siang, Puluhan Rumah Warga Rusak

Puluhan rumah warga di Kecamatan Undaan, Kabupaten Kudus mengalami kerusakan di bagian atap akibat diterjang angin kencang.

Penulis: Rifqi Gozali | Editor: rival al manaf
(Foto: dok. BPBD Kudus).
ATAP RUSAK - Rumah salah seorang warga di Kecamatan Undaan rusak akibat diterjang angin kencang, Selasa (19/8/2025). 

TRIBUNJATENG.COM, KUDUS – Puluhan rumah warga di Kecamatan Undaan, Kabupaten Kudus mengalami kerusakan di bagian atap akibat diterjang angin kencang, Selasa (19/8/2025).

Rumah yang rusak tersebut berada di Desa Medini dan Desa Kalirejo.

Kepala Seksi Kedaruratan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kudus Munaji mengatakan, di Desa Medini, Kecamatan Undaan sedikitnya ada 50 rumah warga yang atapnya rusak.

Baca juga: Peringatan BMKG: Potensi Hujan Lebat dan Angin Kencang di Indonesia 25–31 Juli 2025

Baca juga: Potensi Cuaca Ektrem dalam Sepekan, Wilayah Jawa Dilanda Angin Kencang

Kemudian di Desa Kalirejo sedikitnya ada 30 rumah warga yang atapnya rusak.

“Penyebab dari kerusakan atap rumah warga tersebut karena diterjang angin kencang,” kata Munaji.

Munaji menjelaskan, angin kencang yang terjadi tersebut bersamaan dengan turunnya hujan lebat. Hujan mulai mengguyur wilayah tersebut terjadi sekitar pukul 11.30 WIB.

Sesaat kemudian angin kencang mulai menerjang dan mengakibatkan sejumlah atap rumah rusak.

“Ada yang rusak ringan, dan ada yang rusak berat,” kata Munaji.

Untuk kerusakan di Desa Medini terjadi di rumah warga yang berada di gang 9, gang 10, gang 11, dan gang 12. Sementara untuk kerusakan atap rumah di Desa Kalirejo berada di RW 1 tepatnya di RT 4, RT 5, dan RT 6.

“Angin kencang yang terjadi bersama hujan tersebut berlangsung sekitar 2 jam,” kata Munaji.

Akibat kejadian tersebut, kata Munaji, pihaknya bersama warga dan sejumlah relawan berikut aparat dari TNI Polri melakukan kerja bakti pembersihan di sekitar lokasi rumah warga yang atapnya rusak.

BPBD mencatat kerugian akibat bencana angin kencang yang terjadi di Desa Medini ini mencapai sekitar Rp 80 juta. Sedangkan kerugian akibat angin kencang yang terjadi di Desa Kalirejo diperkirakan mencapai Rp 40 juta.

Menurutnya, saat ini beberapa hal yang dibutuhkan secara mendesak untuk perbaikan atap rumah warga di kedua desa tersebut.

Di antara kebutuhan yang diperlukan yaitu genting sekitar 7 ribu buah, asbes sebanyak kurang lebih 32 lembar, dan atap galvalum sebanyak kurang lebih 30 lembar. (*)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved