Rabu, 20 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Angin Kencang

Diterpa Hujan dan Angin, Dua Rumah di Bulaksari Pekalongan Ambruk

Hujan deras yang disertai angin kencang mengakibatkan dua rumah warga di Dukuh Babadan Utara.

Tayang:
Penulis: Indra Dwi Purnomo | Editor: rival al manaf
TRIBUN JATENG/Dok Polsek Sragi
CEK LOKASI - Anggota Polsek Sragi saat mengecek rumah roboh yang ada di di Dukuh Babadan Utara, Desa Bulaksari, Kecamatan Sragi, Kabupaten Pekalongan, ambruk, Senin (16/2/2026). 

TRIBUNJATENG.COM, KAJEN - Hujan deras yang disertai angin kencang mengakibatkan dua rumah warga di Dukuh Babadan Utara, Desa Bulaksari, Kecamatan Sragi, Kabupaten Pekalongan, ambruk, Senin (16/2/2026).

Kapolsek Sragi AKP Turkhan saat dihubungi tribunjateng.com, Selasa (17/2/2026) membenarkan adanya kejadian tersebut.

"Dari kejadian ini, tidak ada korban jiwa namun kerugian materiil ditaksir mencapai sekitar Rp30 juta," katanya.

Peristiwa terjadi sekitar pukul 22.00 WIB saat wilayah tersebut diguyur hujan dengan intensitas tinggi dan terpaan angin cukup kencang.

Baca juga: Rekomendasi Kuliner Khas Ramadan di Kendal, Pedas Gurih Telur Mimi Dicocol Sambal Kelapa

Baca juga: GP Ansor Launching Program SARUNG Bantu Kelola Sampah di Kebumen

Dua rumah yang roboh masing-masing milik Kamiludin (54), warga Babadan Utara RT 01 RW 01 Desa Bulaksari yang memiliki usaha pembuatan tahu, serta Turyono alias Gareng (62), warga Babadan Tengah Desa Bulaksari, seorang wiraswasta yang menjalankan usaha bakso dan toko kelontong.

"Berdasarkan hasil pengecekan di lokasi, rumah roboh akibat hujan deras dan angin kencang. Bangunan mengalami kerusakan parah. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut," ujar AKP Turkhan.

Kejadian pertama kali dilaporkan oleh Abdullah (53), perangkat Desa Bulaksari. Sejumlah saksi juga telah dimintai keterangan, di antaranya Ahmad Fahrozi (35), karyawan pabrik tahu asal Desa Limbangan, Kecamatan Karanganyar, serta Madsuni (43), warga Dukuh Babadan, Desa Bulaksari.

Akibat peristiwa tersebut, aktivitas usaha kedua pemilik rumah untuk sementara waktu terganggu. Polisi bersama perangkat desa setempat melakukan pendataan guna keperluan tindak lanjut dan pelaporan.

"Kami mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama saat cuaca ekstrem melanda. Warga diminta memastikan kondisi bangunan, khususnya bagian atap dan struktur penyangga, agar lebih kuat menghadapi hujan deras dan angin kencang yang masih berpotensi terjadi di musim penghujan ini," tambahnya. (Dro)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved