Senin, 1 Juni 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Brebes

Polisi Ungkap Kronologi Pengeroyokan Karnaval di Desa Tegalglagah Brebes

Polisi ungkap hasil penyelidikan sementara kericuhan berujung pengeroyokan saat berlangsungnya karnaval di Desa Tegalglagah, Kecamatan Bulakamba

Tayang:
Penulis: Wahyu Nur Kholik | Editor: Catur waskito Edy
Istimewa/Netizen
KARNAVAL RICUH - Polisi ungkap kronologi sementara kericuhan saat berlangsungnya karnaval di Desa Tegalglagah, pada Minggu (17/8/2025). 

TRIBUNJATENG.COM, BREBES - Polisi ungkap hasil penyelidikan sementara kericuhan berujung pengeroyokan saat berlangsungnya karnaval di Desa Tegalglagah, Kecamatan Bulakamba, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, pada Minggu (17/8/2025).

Akibat peristiwa itu, dua korban melaporkan kejadian tersebut ke Polisi.

Diketahui, pelapor atas nama Pulung dan Sigit justru bukan yang terlibat langsung pada aksi kericuhan tersebut.

Saat itu kedua pelapor tengah mengikuti kegiatan karnaval di Desa Tegalglagah, mereka kemudian melihat kerumunan dari peserta lain yang sedang ricuh.

Melihat perkelahian tersebut, kedua pelapor lantas mencoba melerai namun mereka justru menjadi korban salah sasaran dan mendapatkan kekerasan oleh peserta lain.

"Awalnya pelapor melihat keributan tersebut, kemudian pelapor berusaha untuk melerai akan tetapi pelapor menjadi sasaran," ujar Kapolsek Bulakamba Iptu M Afandi, Selasa (19/8/2025).

Terduga pelaku, kata Kapolsek, yakni RZ, RB, TU dan beberapa pemuda lainnya yang tidak Pelapor kenal.

"Saat itu RZ memukul dan menginjak-injak Pulung yang posisinya terjatuh di tanah, lalu datang pelapor Sigit untuk menyelamatkan Pulung."

"Namun pelapor Sigit juga menjadi sasaran dipukul dan ditendang, yang kemudian mengalami luka-luka pada bagian pelipis dan kepala belakang pelapor Sigit mengalami luka pada bagian kedua kakinya," ungkap Kapolsek.

Mendapatkan sejumlah luka, pelapor kemudian dievakuasi ke RS Amanh Mahmudah Sitanggal untuk mendapatkan penanganan medis.

"Atas pengroyokan tersebut, kedua pelapor kemudian melaporkan peristiwa itu ke Polsek Bulakamba," tuturnya.

Polisi menyebut, saat ini masih mendalami kasus pengroyokan tersebut.

"Hari ini kami panggil sejumlah terlapor untuk mendapatkan titik terang atas kasus tersebut," pungkasnya.

Baca juga: Emak-Emak Gelut di Bekasi, Bermula dari Tatap-Tatapan di Depan Perumahan

Baca juga: IHSG Hari Ini Ditutup Melemah, Apa Penyebabnya?

Baca juga: Atap Bocor, Puluhan Kios di Pasar Kliwon Kudus Terendam Hujan Deras

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved