Selasa, 28 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Viral

Viral Pengeluaran Rp 3 Juta Dianggap Sangat Kaya, Ini Klarifikasi BPS

Media sosial baru-baru dihebohkan dengan data yang menyebut pengeluaran Rp 3 juta per bulan dianggap kaya oleh pemerintah.

Penulis: Adelia Sari | Editor: galih permadi
tribunnews
ILUSTRASI UANG RUPIAH -Viral Pengeluaran Rp 3 Juta Dianggap Sangat Kaya, Ini Klarifikasi BPS 

 

TRIBUNJATENG.COM - Media sosial baru-baru dihebohkan dengan data yang menyebut pengeluaran Rp 3 juta per bulan dianggap kaya oleh pemerintah.

Klaim tersebut didasarkan pada sistem pemeringkatan kesejahteraan dalam Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN).

DTSEN atau Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional adalah sistem basis data terpadu yang dibentuk untuk mendukung program pembangunan nasional secara tepat sasaran.

Klaim itupun viral setelah diunggah oleh akun X @hakimsrg.

Dalam unggahan itu, ia membagikan data pengeluaran per kapita/bulan.

Orang dengan pengeluaran uang antara Rp 2,2 juta - Rp 3 juta sudah masuk dalam kategori Sangat Kaya.

Sedangkan orang dengan pengeluaran Rp 500 ribu per bulan dianggap miskin extrem.

Hal ini pun menjadi perdebatan warganet di X (ex Twitter).

@pakc*** "Alhamdulillah, termasuk keluarga super kaya."

@Ololehomask** "Sampah Amat Ya Bikin Data Begitu
Itukan Masih Dibawah Dibawah standard Semua"

@raden_diky16*** "3 juta sebulan super kaya.
4 juta sebulan sultan dong rakyat yang bodoh apa pemerintahnya yang bod*h ini"

@mybiak** "Wah berarti ane super kaya dong Wkwkkwkwk ,,,, makin tol*L ni pejabat2"

Usai unggahan itu viral, Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Amalia Adininggar Widyasanti buka suara.

Amalia mengatakan jika Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) tidak pernah digunakan untuk mengelompokkan masyarakat berdasarkan pengeluaran per kapita.

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved