Kamis, 30 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Banyumas

Protes Jalan Rusak, Warga Gandatapa Banyumas Tanam Pohon Pisang di Tengah Jalan

Puluhan warga Dusun Sirapan, Desa Gandatapa, Kecamatan Sumbang, Kabupaten Banyumas, melakukan

Tayang:
Penulis: Permata Putra Sejati | Editor: muh radlis
TRIBUNJATENG/Permata Putra Sejati
JALAN RUSAK - Kondisi pohon pisang yang ditanam di Dusun Sirapan, Desa Gandatapa, Kecamatan Sumbang, Kabupaten Banyumas, melakukan aksi tanam pohon pisang di tengah jalan kabupaten, Senin (25/8/2025) siang. Aksi itu dilakukan sebagai bentuk protes terhadap kerusakan parah jalan yang tak kunjung diperbaiki, meski telah bertahun-tahun dikeluhkan. 

TRIBUNJATENG.COM, PURWOKERTO - Puluhan warga Dusun Sirapan, Desa Gandatapa, Kecamatan Sumbang, Kabupaten Banyumas, melakukan aksi tanam pohon pisang di tengah jalan kabupaten, Minggu (24/8/2025) siang. 


Aksi itu dilakukan sebagai bentuk protes terhadap kerusakan parah jalan yang tak kunjung diperbaiki, meski telah bertahun-tahun dikeluhkan.


Pohon pisang ditanam di sejumlah titik di ruas Jalan Baturaden Timur - Banteran. 


Titik paling parah berada di sepanjang jalur dari depan SMK Dewantara hingga wilayah Sirapan Wetan, Desa Gandatapa.


Kondisi jalan yang berlubang besar, bergelombang, dan tergenang air di beberapa bagian telah lama menjadi keluhan warga. 


Selain membahayakan pengendara, terutama pada malam hari, jalan rusak tersebut kerap menjadi penyebab kecelakaan.


"Sudah bertahun-tahun rusak, tapi belum juga diperbaiki. 


Banyak pengendara jatuh, apalagi kalau malam. 


Dengan cara ini, kami berharap pemerintah segera merespons," ujar salah satu warga Sirapan, Rusin kepada Tribunbanyumas.com, Senin (25/8/2025). 


Aksi warga berlangsung spontan dan menyita perhatian pengguna jalan. 


Beberapa pengendara terpaksa memperlambat laju kendaraan karena tertahan pohon pisang yang ditanam di tengah jalan. 


Bahkan ada yang memutar arah karena kondisi jalan makin sulit dilalui.


Kondisi tersebut sudah terjadi kurang lebih 2 tahun. 


Menyikapi aksi tersebut, pemerintah desa bersama aparat keamanan langsung menggelar musyawarah darurat pada Minggu (24/8/2025) malam. 


Pertemuan digelar di rumah Kepala Desa Gandatapa, Didit, dan dihadiri Camat Sumbang Hermawan Novianto, Babinsa Sertu Teguh Waluyo, Bhabinkamtibmas Aipda Etik, perwakilan Polsek Sumbang, serta sejumlah tokoh masyarakat dan perwakilan warga.

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved