Jumat, 15 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Telkomsel Indonesia

Telkomsel Siap Cerahkan Literasi AI Generasi Muda Indonesia

Telkomsel dorong literasi AI generasi muda lewat Internet BAIK Festival Series 10 di Surakarta.

Tayang:
Penulis: Adi Tri | Editor: abduh imanulhaq
IST
Telkomsel dorong literasi AI generasi muda lewat Internet BAIK Festival Series 10 di Surakarta. 

TRIBUNJATENG.COM, SURAKARTA - Telkomsel menunjukkan komitmennya dalam mendukung peningkatan literasi digital generasi muda Indonesia melalui program Internet BAIK Festival (IBFEST) Series 10 bertema “Level Up The Future with AI” yang digelar di SMK Negeri 8 Surakarta, Rabu (13/5/2026).

Program tanggung jawab sosial yang telah berjalan sejak 2016 tersebut menjadi salah satu langkah nyata Telkomsel dalam membekali pelajar SMA dan SMK agar mampu memanfaatkan teknologi kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) secara kreatif, aman, dan produktif.

Melalui Internet BAIK Festival, Telkomsel tidak hanya mengenalkan teknologi AI kepada pelajar, tetapi juga mendorong terciptanya generasi digital yang bertanggung jawab sesuai prinsip BAIK, yakni Bertanggung Jawab, Aman, Inspiratif, dan Kreatif.

GM CSR Telkomsel, Andry P Santoso mengatakan perkembangan teknologi AI harus diimbangi dengan kemampuan literasi digital yang kuat agar generasi muda mampu memanfaatkan teknologi secara positif.

Menurutnya, Telkomsel ingin menghadirkan ruang belajar yang adaptif terhadap perkembangan zaman sekaligus mendukung visi Indonesia Emas 2045.

“Inisiatif IBFEST ini sejalan dengan visi pemerintah menuju Indonesia Emas 2045 serta mendukung perlindungan anak di dunia digital agar generasi muda dapat berkembang secara positif di era teknologi,” ujarnya.

 

20260515_ibfest_telkomsel
Telkomsel dorong literasi AI generasi muda lewat Internet BAIK Festival Series 10 di Surakarta.

 

Dalam kegiatan tersebut, Telkomsel menghadirkan berbagai program edukatif yang dikemas secara interaktif dan dekat dengan dunia pelajar. Salah satunya melalui AI Camp Training yang dibagi menjadi tiga jalur pembelajaran sesuai minat peserta.

Pada jalur Creativa, pelajar diajak mengeksplorasi seni digital berbasis AI mulai dari pembuatan musik, film pendek, poster bergerak, hingga ilustrasi kreatif. Sementara jalur Syntech fokus pada pengembangan inovasi teknologi seperti aplikasi sederhana dan mini games edukatif.

Adapun Cyberlite menjadi ruang edukasi keamanan digital yang mengajak pelajar memahami pentingnya bijak bermedia digital melalui kampanye anti-hoaks, anti-penipuan digital, hingga edukasi bahaya deepfake.

Selain menyasar pelajar, Telkomsel juga memberikan perhatian kepada guru dan orang tua melalui AI Workshop yang membahas pemanfaatan AI dalam pendidikan dan pendampingan anak di era digital.

Materi untuk guru menitikberatkan pada penggunaan AI dalam metode pembelajaran modern dan penguatan keamanan digital di lingkungan sekolah. Sedangkan sesi bagi orang tua menghadirkan edukasi mengenai pendampingan anak saat berinternet agar lebih aman dan sehat.

Kegiatan tersebut mendapat apresiasi dari berbagai pihak, termasuk Kementerian Komunikasi dan Digital. Kepala Pusat Pengembangan Literasi Digital Kementerian Komunikasi dan Digital, Rizki Ameliah menilai konsistensi Telkomsel dalam menghadirkan program literasi digital menjadi kontribusi penting dalam mempersiapkan generasi muda menghadapi tantangan masa depan.

“Pelajar tidak hanya dituntut cakap menggunakan teknologi, tetapi juga harus mampu memanfaatkannya secara bertanggung jawab dan berdampak positif,” katanya.

Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved