Kamis, 9 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Smartshopping

Honda Andalkan Mobilio, Nasmoco Genjot New Fortuner

Mobilio tipe manual paling laris di semester satu ini. Bahkan, penjualannya telah mencapai 90 persen dari target 6.000 unit sampai akhir tahun nanti

Penulis: hermawan Endra | Editor: Catur waskito Edy

SEMARANG, TRIBUNJATENG.COM - Mobil Honda Mobilio masih menjadi andalan Honda di pasar Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta. Untuk terus mendongkrak penjualan, Sales and Marketing Manager Motor Honda Semarang Center (HSC) Eddy Haryanto menawarkan angsuran ringan.

"Mobilio tipe manual paling laris di semester satu ini. Bahkan, penjualannya telah mencapai 90 persen dari target 6.000 unit sampai akhir tahun nanti," terang Eddy.

Menurutnya, Mobilio digemari lantaran irit dan berkapasitas penumpang banyak. Eddy mengatakan, 1 liter bahan bakar di kendaraan yang mampu menampung tujuh penumpang ini bisa digunakan untuk menempuh jarak 17 kilometer. "Rata-rata, penjualan Mobilio mencapai 400-500 unit per bulan. Disusul Brio sekitar 300 unit," imbuhnya.

Secara keseluruhan, Eddy mengatakan, pihaknya berhasil menjual 7.800 unit mobil Honda selama Januari-Juli di Jateng dan DIY. Itu berarti, setiap bulan, pihaknya mampu menjual 1.300 unit per bulan. Dia pun optimistis bisa terus mendongkrak penjualan hingga memenuhi target 16.500 unit hingga akhir tahun.

Sejumlah promosi pun dilakukan untuk mengerek penjualan. Di antaranya, down payment (DP) yang rendah. Untuk mobil seharga Rp 170 juta - Rp 200 juta, pihaknya mematok uang muka sekitar Rp 40 juta.

"Angsuran yang kami tawarkan juga ringan. Kami juga memfasilitasi kegiatan komunitas pemilik mobil Honda. Lewat cara ini, kami optimistis bisa memenuhi target penjualan," ujarnya yakin.

Pihaknya juga terus menggenjot penjualan Honda Brio yang menyasar kaum muda, mahasiswa, serta keluarga baru. "Penjualan mobil di atas Rp 200 juta memang mengalami perlambatan. Tapi, kelas LCGC seperti Brio masih stabil," kata dia.

Berbeda dari Honda yang mendongkrak penjualan LCGC, Managing Director Nasmoco Group Fatrijanto mengatakan, pihaknya lebih fokus menaikkan penjualan SUV. Terutama, pasca peluncuran Toyota Fortuner yang menyasar penggemar offroad dan mereka yang tinggal di kontur jalan bergelombang.

"Ada dua kategori, yaitu Fortuner 4x4 dan Fortuner 4x2. Untuk tipe New Fortuner 4x4 hanya tersedia tipe 2.7 V A/T, sementara untuk tipe 4x2 tersedia dalam pilihan 2.5 G A/T dan M/T, 2.7 G Lux M/T dan tipe TRD Sportivo," kata Fatrijanto.

Fatrijanto menambahkan, Toyota Fortuner 4x4 memiliki karakter torsi halus untuk menjelajah di berbagai medan. "Di lintasan aspal, mobil ini tetap gesit berkat performa mesin turbodiesel berteknologi common-rail plus VNT. Saat bertemu tanjakan pun tak perlu effort berlebihan untuk mendapatkan torsi yang optimal pada putaran mesin menengah," ungkapnya.

Toyota Fortuner 4×4 sendiri memiliki desain yang sangat gagah dan glamour. Pada sisi eksterior, perbedaan yang terlihat ada pada Front Fog lamp dan lampu belakang yang saat ini tampil baru dengan aksen smoke.

Velg juga tampil lebih maskulin dengan adanya kelir abu-abu gelap. Spesifikasi Fortuner G 4×4 VNT Diesel kali ini juga sudah menyematkan teknologi Daytime Running Light.

Menurutnya, dengan berbagai keunggulan yang dimiliki oleh Fortuner, membuat SUV ini diminati tidak hanya sebagai kendaraan offroad namun juga aktifitas di atas jalan beraspal. "Ketersediaan suku cadang mulai dari suspensi dan mesin juga banyak jadi bisa leluasa memodifikasi," ujarnya. (wan)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved