Rektor Muhdi: Rizky Muliani Merupakan Doktor ke 55 di UPGRIS
Kesuksesan mempertahankan disertasi di hadapan para pengujinya, Rizky Muliani Dwi Ujianti (32) kini resmi bergelar doktor
Penulis: deni setiawan | Editor: iswidodo
Laporan Wartawan Tribun Jateng, Deni Setiawan
TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Kesuksesan mempertahankan disertasinya yang berjudul Strategi Pengelolaan DAS Garang Berbasis Zonasi di hadapan para pengujinya, Rizky Muliani Dwi Ujianti (32) kini resmi bergelar doktor. Bahkan, dirinya pun menyandang doktor termuda di Universitas PGRI Semarang (UPGRIS).
Sebagai informasi, pada Selasa (26/6/2018) bertempat di Kampus Pascasarjana Universitas Diponegoro (Undip) Semarang, dosen Program Studi Teknologi Pangan Fakultas Teknik dan Informatika UPGRIS tersebut mengikuti ujian terbuka promosi doktor pada Prodi Doktor Manajemen Sumberdaya Pantai Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan (FPIK) Undip.
Disertasi dosen kelahiran Madiun 2 Juli 1986 tersebut dibimbing Promotor Prof Dr Ir Sutrisno Anggoro, Ko Promotor Prof Dr Ir Azis Nur Bambang dan Dr Ir Frida Purwanti. Ujian tersebut diketuai Dekan FPIK Undip Prof Dr Ir Agus Sabdono.
Rektor UPGRIS DR Muhdi yang secara khusus datang untuk mengikuti ujian tersebut pun berbangga diri. Hal itu dikarenakan secara tidak langsung UPGRIS memiliki dosen muda yang mampu membuktikan diri mampu menjadi seorang doktor.
“Rizky adalah doktor ke 55 yang dimiliki UPGRIS. Dari torehan prestasi ini, tentu tidak sekadar memperkuat fakultas maupun universitas di bidang akademik. Tetapi juga akan menjadi pemacu bagi dosen lainnya untuk berani mengikuti jejaknya,” kata Muhdi.
Kepada Tribunjateng.com, Selasa (26/6/2018), Muhdi menyampaikan, apabila pada diri Rizky secara umum sudah sangat tampak sebagai sosok peneliti. Bukti konkretnya, melalui disertasinya tersebut, termuat dalam 2 jurnal bereputasi internasional sekaligus.
“Jadi, sudah tidak bisa lagi dipertanyakan kemampuannya di bidang karya ilmiah atau riset disertasinya. Itu secara tidak langsung merupakan tanda serta bukti jika karyanya bagus serta memang dia sejauh ini adalah sosok yang bertipikal peneliti,” tuturnya.
Dia berharap, dari prestasi atau kesuksesan yang diraihnya tersebut, bisa terus menekuni bidangnya dan dapat senantiasa membawa nama harum UPGRIS ke depannya. Sebagai pimpinan universitas, pihaknya pun akan senantiasa mendorong para dosen untuk rajin meneliti dan berani naik ke jenjang yang lebih tinggi.
“Tahun ini bakal ada beberapa dosen yang juga menjadi doktor. Kami akan selalu dorong serta dukung. Baik itu yang sifatnya formal maupun nonformal. Harapannya, semakin banyak doktor maupun guru besar di UPGRIS, semakin menjadi bukti apalagi UPGRIS adalah kampus yang tidak bisa dipandang sebelah mata,” tandas Muhdi. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/muliani-jadi-doktor-termuda-di-upgris_20180627_002011.jpg)