Berita Semarang
Warga Perumahan Dinar Indah Meteseh Semarang Panik Ketika Ungaran Hujan
Sudah tiga hari Warga Dinar Indah Mateseh Semarang mengungsi di Masjid Ar-Rahman akibat rumahnya terkena banjir
Penulis: Muhammad Fajar Syafiq Aufa | Editor: m nur huda
TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Sudah tiga hari Warga Dinar Indah Mateseh Semarang mengungsi di Masjid Ar-Rahman akibat rumahnya terkena banjir.
Banjir yang pertama terjadi, Sabtu (18/2/2023), kedua, Minggu (19/2/2023) dan yang ketiga, Senin (20/2/2023).
Banjir yang pertama disebabkan oleh meluapnya air Sungai Pegkol hingga menyebabkan dua tanggul perumahan jebol.
Banjir yang kedua disebabkan oleh limpasan air Sungai Pengkol
Dan banjir yang ketiga disebabkan oleh meluapnya air irigasi dari kawasan perumahan atas.
Warga Dinar Indah, Kristiyanto (48) mengatakan, sementara ini para warga mengungsi ke Masjid Ar Rahman, di RW 26 Keluarahan Meteseh.
"Kondisi warga di pengungsian, alhamdulillah pada sehat, cuman masih agak trauma, kalau saat hujan," ujarnya kepada Tribunjateng.com, Senin (20/2).
"Apalagi kita dapat informasi wilayah Unggaran hujan, (warga) sudah pada binggung," imbuhnya.
Para warga belum berani pulang ke rumah, lantaran tangul sungai yang jebol, belum selesai diperbaiki.
"Apalagi kondisi yang sekarang ini kan tanggul belum tertutup, yang jebol kemarin itu. Semakin menambah rasa panik," ungkapnya.
Selain di masjid, sejumlah warga ada yang mengungsi ke rumah saudara, bahkan ada yang ngontrak rumah.
"Saya sendiri juga inisiatif untuk menempati asetnya dari pengembang," bebernya.
Kata dia, Banjir di Perumahan Dinar Indah kali pertama terjadi sekira tahun 2014.
"Saya 2013 masuk, 2014 sudah banjir," katanya.
Banjir di perumahan itu hampir terjadi tiap tahun.
"Hampir langganan tiap tahun, dan tahun-tahun sekarang ini, lebih rapat kayaknya ini, durasinya itu lebih pendek," tutupnya.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/Suasana-Perumahan-Dinar-Indah-sepi-para-pemilik-rumah-menggungsi.jpg)