Selasa, 7 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Guru Berkarya

Peta Konsep Dalam Kreasi Belajar Inovatif

Berdasarkan dari beberapa hasil penelitian yang dilakukan sebelumnya, menunjukkan hasil data yang menguatkan satu sama lain.

Editor: galih permadi
Istimewa
CATUR PUSPITA WIJAYANTI, S.Pd.SD Guru SD Negeri 2 Menawan KAB. GROBOGAN 

PETA KONSEP DALAM KREASI BELAJAR INOVATIF

 

Oleh:
CATUR PUSPITA WIJAYANTI, S.Pd.SD
Guru SD Negeri 2 Menawan
KAB. GROBOGAN

Muatan Pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam merupakan bagian dari muatan ajar yang harus didapatkan peserta didik secara mendalam karena memiliki keterkaitan dengan kehidupan keseharian di lingkungannya. Muatan pelajaran IPA dapat dilakukan dengan teknik inquiry dan kegiatan yang aktif sehingga memudahkan peserta didik memiliki pemahaman optimal tentang alam di sekitarnya. Pembelajaran IPA akan optimal dengan diimplementasikan melalui pendekatan scientific inquiry (inkuiri ilmiah). Pendekatan ini akan mendorong kemampuan berfikir, bekerja, dan bersikap ilmiah sebagai bagian dari lingkup kecakapan hidup. Karenanya, praktik pengalaman kegiatan direct learning dalam menerapkan dan meningkatkan keterampilan dalam proses serta sikap ilmiah digunakan sebagai pendorong utama pada proses belajar IPA di tingkat dasar. (BSNP, 2006: 162).

Bersumber dari data-data sekunder yang telah dikumpulkan, peneliti menemukan bahwa kurangnya bahan belajar yang digunakan dalam melengkapi proses belajar, mengakibatkan rendahnya tingkat wawasan peserta didik mengenai ilmu pengetahuan alam. Penggunaan bahan belajar dalam IPA akan sangat diperlukan, karena IPA memuat materi ajar yang luas. Bahan ajar yang sesuai seperti bahan ajar yang efektif, menarik, inovatif, sistematis, efisien, ekonomis, dan menyenangkan. Dengan ditemukannya permasalahan tersebut, maka peneliti mengembangkan buku referensi yang menjadi salah satu alat bantu bagi pendidik dan peserta didik sebagai penunjang proses belajar agar memberikan peningkatan terhadap hasil belajar peserta didik. Pengembangan bahan belajar ini berbasis mind mapping, siswa akan melakukan proses belajar secara lebih terkonsep. Dengan bahan ajar ini peserta didik lebih mudah mengingat materi ajarnya. Penyajian bahan ajar dengan basis mind mapping juga dapat dikemas dengan menarik sesuai dengan keinginan siswa.

Menurut pendapat Buzan (2014: 4) mengemukakan bahwa Mind mapping merupakan teknik sederhana dalam memindahkan informasi ke dalam maupun mengeluarkan dari otak. Mind mapping menjadi teknik pencatatan yang memuat efektivitas, kreatifitas, dan mampu “memetakan” pikiran individu. Mind mapping juga memiliki arti suatu peta rute yang merangsang terbentuknya fakta dari dalam pikiran dan berdampak pada pelibatan awal dalam cara kerja alami otak. Bahan belajar dengan basis mind mapping IPA dimanfaatkan bagi pendidik dan peserta didik kelas IV SD/MI semester II. Bahan belajar dengan basis mind mapping pada muatan ajar IPA terdiri dari cover, halaman judul, kata pengantar, panduan penggunaan buku, daftar isi, KI, KD, indikator, tema materi ajar (makhluk hidup ”hewan dan tumbuhan”), materi rangkuman, evaluasi materi, daftar pustaka, dan profil dari penulis. Bahan belajar dengan basis mind mapping muatan ajar IPA diciptakan berupa bahan belajar cetak yaitu buku berukuran kertas A4, dengan orientasi kertas landscape. Bahan belajar muatan pelajaran IPA dijilid dengan ring besi. Sedangkan bahan belajar IPA digital diproduksi dengan memanfaatkan aplikasi corel draw dan edraw mind map 7.5 colour full.

Berdasarkan dari beberapa hasil penelitian yang dilakukan sebelumnya, menunjukkan hasil data yang menguatkan satu sama lain. Hasil dari penelitian tersebut menunjukkan bahwa bahan belajar dengan basis mind mapping memberikan dampak baik terhadap perkembangan tingkat hasil belajar peserta didik. Perkembangan tingkat hasil belajar yang didapat mencapai presentase lebih dari 90 persen dan terbukti memudahkan pendidik dalam implementasi penyampaian materi belajar khususnya dalam muatan pelajaran IPA materi makhluk hidup hewan dan tumbuhan di kelas IV tingkat dasar. (*)

Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved